Smartphone Meledak Saat Dicas, Rumah di Ponorogo Nyaris Terbakar
olisi saat mengecek kondisi kamar di rumah milik Sunardi yang terbakat akibat smartphone meledak, Kamis (22/10/2018). (Istimewa-Polres Ponorogo)

Madiunpos.com, PONOROGO - Rumah di Desa/Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, nyaris ludes terbakar karena smartphone meledak saat sedang diisi dayanya, Senin (22/10/2018) siang. Sebelum kebakaran terjadi, sempat terdengar suara letusan dari rumah milik Sunardi itu.

Kapolsek Bungkal, AKP Joko Suseno, mengatakan kebakaran yang terjadi di rumah Sunardi di Desa Bungkal diduga karena dipicu smartphone yang meledak. Kebakaran itu belum sampai membakar seluruh isi rumah hingga akhirnya berhasil dipadamkan.

Joko menuturkan kebakaran ini diketahui saat Sri Winih, istri Sunardi, mendengar suara ledakan yang cukup keras. Sri yang merasa kaget dengan ledakan itu seketika keluar rumah untuk mengetahui apa yang terjadi.

"Keterangan Sri Winih. Dia mendengar ledakan yang cukup keras dan dikira ban kendaraan. Saat itu, Sri lari keluar rumah untuk mencari tahu. Ternyata suara ledakan itu bukan dari ban meletus," jelas dia, Senin.

Ibu rumah tangga ini kemudian melihat ke atap rumahnya dan melihat kepulan asap dari kamar anaknya di lantai II. Sontak perempuan itu berteriak dan meminta tolong warga.

Saat ditelusuri ternyata asap itu memang benar dari kamar anaknya, Alfan. Barang yang terbakar yaitu kasur spring bed, kasur kapas, buku-buku sekolah, dan smartphone bermerek Xiaomi beserta seperangkat alat pengisi daya. Semua barang-barang itu ludes terbakar.

Warga kemudian memadamkan api dengan air dan peralatan seadanya. Beberapa saat kemudian barulah pemadam kebakatan datang dan mulai menyemprotkan air ke kamar yang terbakar. Hingga akhirnya api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke lokasi lainnya.

Keterangan dari Alfian menyebutkan kalau dirinya saat itu sedang mengisi daya baterai smartphone-nya di kamar. Saat itu, pelajar kelas IX SMPN 1 Bungkal itu lupa mencabut alat pengisian daya itu ke smartphone.

"Kalau Sri Winih saat itu mendengar suara ledakan. Tapi tidak mengetahui kalau suara ledakan itu dari smartphone milik anaknya di kamar. Dia juga kaget kalau smartphone milk anaknya bisa meledak dan menimbulkan kebakaran," terang AKP Joko.

Akibat dari kebakaran ini, korban mengalami kerugian yang mencapai Rp10 juta dan terdiri dari kerusakan spring bed, kasur kapas, buku sekolah, dan smartphone



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom