Smartfren Perhatikan Rute Mudik Jateng dan Jatim, Ini Alasannya...
Head of Mobile Entertainment Smartfren Febrian Anas (dari kiri ke kanan), GM Prepaid Management Smartfren Ari Abdya Putra, Chief Brand Officer Smartfren Roberto Saputra, VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo, Division Head of International Business Smartfren Djebeng Sakti Wibowo tampil mejelang Ramadan dan Lebaran. (Bisnis)

Semarangpos.com, SEMARANG — Menjelang datangnya bulan Ramadan dan Lebaran 2019, PT Smartfren Telecom Tbk. mengecek seluruh jaringan di sepanjang rute mudik di Pulau Jawa yang diprediksi memakan penggunaan paling besar. Pemantauan terutama dilakukan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang bakal menjadi killing zone.

Dijelaskan VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo, rute mudik di sepanjang Pulau Jawa terutama Jateng dan Jatim bukan hanya memakan penggunaan paling besar. Wilayah layanan Jateng dan Jatim selama ini dikenal sebagai killing zone. “Terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur yang bakal menjadi killing zone,” tegas Munir di Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/4/2019).

Berdasarkan hasil uji kesiapan jaringan 4G LTE Advanced Smartfren, akan dilakukan penambahan kapasitas jaringan sekitar 30%, diturunkanya team task force ke lapangan, serta pemantauan 24/7 dari NOC di seluruh jalur mudik, lokasi publik, dan kota tujuan.

Adapun, saat ini pengecekan telah dilakukan di seluruh jalur yang ada di Pulau Jawa. Dari pengecekan tersebut, dikatakan terdapat 20 area dengan kualitas jaringan yang masih lemah.

Terkait dengan hal tersebut, Smartfren terus melakukan optimasi guna meningkatkan kualitas jaringan di rute-rute tersebut. Adapun, upaya optimasi kualitas jaringan tersebut ditargetkan selesai pada akhir April 2019.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho