Ilustrasi Kejuaraan Atletik (Dok. Solopos)

Solopos.com, SOLO — SMAN 8 Solo merebut Juara Umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (-jateng-solo-juara-umum-ii-tingkat-sd">Popda) Solo 2018 jenjang SMA/SMK/MA yang digelar Kamis-Minggu (1-11/11/2018).

SMAN 8 Solo meraih 12 medali emas, 9 medali perak dan 4 medali perunggu. SMAN 4 Solo berada di peringkat dua dengan raihan 11 medali emas, 6 medali perak dan 3 medali perunggu. Sementara Juara Umum Popda Solo 2017, SMAN 1 Solo harus rela turun ke peringkat tiga dengan raihan 7 medali emas, 4 medali perak dan 10 medali perunggu.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perolehan medali di -2018-besok-pesta-olahraga-pelajar-soloraya-digeber">Popda Solo jenjang SMA kali ini tidak didominasi satu sekolah. Sekarang perolehan medali lebih merata. Ini membuktikan bila pembinaan bidang olahraga mendapat perhatian lebih besar dari kalangan kepala sekolah,” jelas Sekretaris Panitia Popda Solo 2018, Nur Iskak Al Jufri, kepada Solopos.com, Senin (12/11/2018).

Iskak menjelaskan penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonasi juga mempengaruhi penyebaran atlet potensial di Kota Solo. Dengan sistem zonasi, atlet yang berpretasi di bidang olahraga itu tidak hanya terkumpul di satu sekolah tertentu. “Memang atlet yang berprestasi bisa diprioritaskan diterima di sekolah tertentu, tapi persentasenya terbatas,” ucap Iskak.

Atlet dari sekolah yang tampil baik di Popda Solo berkesempatan tampil di Popda Soloraya yang akan digelar pada April-Mei. Di Popda Soloraya, atlet tersebut akan mewakili Kota Solo, bukan mewakili nama sekolah. Dengan begitu, akan ada perombakan susunan atlet demi menambah kekuatan kontingen Kota Solo di Popda Soloraya.

“Ya nanti akan dievaluasi. Yang kurang akan diperbaiki, yang bagus akan dipertahankan. Jadi, susunan atlet sudah pasti berubah karena mereka akan mewakili Kota Solo, bukan mewakili sekolah seperti saat ini,” papar Iskak. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten