SMA Tertua Indonesia di Jawa Tengah Ternyata Pernah Jadi Rumah Sakit

SMA tertua di Indonesia di Jawa Tengah, SMAN 1 Semarang di awal berdirinya pernah jadi lokasi pendidikan militer hingga rumah sakit.

 Upacara bendera di SMAN 1 Kota Semarang. (sman1-smg.sch.id)

SOLOPOS.COM - Upacara bendera di SMAN 1 Kota Semarang. (sman1-smg.sch.id)

Solopos.com, SEMARANG — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Semarang di Jawa Tengah yang merupakan SMA tertua di Indonesia ternyata dahulunya pernah menjadi rumah sakit.

Hal ini terjadi setelah SMAN 1 Semarang diresmikan pada 1936, yakni ketika zaman penjajahan Jepang.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Awalnya, pada masa penjajahan Jepang, gedung SMA Negeri 1 Semarang ini menjadi pusat pendidikan militer Jepang. Setelah Jepang menyerah kepada sekutu, Belanda mengambil alih SMA tertua di Indonesia ini dan beralih fungsi menjadi rumah sakit.

Lalu, pada 1946, fungsi gedung dari SMA tertua di Indonesia ini dikembalikan menjadi sekolahan.

Baca Juga: Daftar Pembagian Wilayah Zonasi PPDB 2022 SMA Negeri di Solo

Berdirinya sekolah tersebut tak bisa lepas dengan lahirnya Hogre Burgerschool (HBS) di Semarang pada 1877.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya dari buku SMA dari Masa ke Masa, HBS Semarang ini menjadi cikal bakal lahirnya SMAN 1 Semarang. Kala itu, anak-anak yang bersekolah di HBS hanya keturunan Belanda, Eropa serta kalangan elit pribumi yang telah lulus ELS kelas I.

“Kurikulum HBS di Indonesia sama dengan kurikulum yang diterapkan di negeri Belanda. Jadi dalam pelaksanaannya tidak banyak mengalami perubahan.” sebagaimana tertulis dari buku itu.

Baca Juga: Diklaim Masih Ada, Apa Sih Beda Harimau Jawa dan Sumatra?

Sejarah mencatat, HBS Semarang ini yang kemudian menjadi cikal bakal SMAN 1 Semarang. Gedung SMA tertua di Indonesia ini berada di Jl. Taman Menteri Supeno No. 1 Semarang didirikan pada 1936. Hal tersebut merupakan pengembangan HBS yang telah didirikan sebelumnya di Jalan Pemuda.

SMA Tertua dan Terluas di Indonesia

Bukan hanya menjadi SMA tertua di Indonesia, SMAN 1 Semarang juga dinobatkan sebagai sekolah terluas di Indonesia dan tercatat pada laman resmi Lembaga Prestasi Indonesia Dunia. Adapun luas sekolah ini mencapai 4,2 ha.

Di Semarang sendiri, SMAN 1 Semarang menjadi sekolah favorit. Bukan karena tertua dan terluas, melainkan karena sekolah ini memiliki banyak prestasi, kurikulum, dan juga lulusannya yang banyak diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Baca Juga:  Jadi Kota Tertua di Jawa, Ternyata Salatiga Punya Kuliner Zaman Mataram

Mengutip situs resmi Sman1-smg.sch.id, beberapa di antaranya, SMA tertua di Indonesia ini meraih emas kategori Tari Kreasi Nusantara pada ajang OSEBI SEMESTA 2020, medali perak pada ajang International Science Technologuy and Engineering Competition 2020, dan masih banyak lagi.

Sementara itu, SMA satu ini menerapkan inovasi kurikulum yang berbasis pembelajaran daring, menggunakan scoolgy, quiefer, edmodo yang dikembangkan menjadi modul elektronik untuk para siswa. Terakhir, lulusan SMA Negeri 1 Semarang juga banyak diterima di PTN favorit dan juga sekolah kedinasan.

Baca Juga:  Diyakini Masih Ada, Bagaimana Wujud Harimau Jawa?

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Gayeng, Lomba Agustusan BPBD Grobogan Bareng Penyandang Disabilitas

      Lomba yang digelar sebagai wujud dukungan BPBD Grobogan sekaligus menggandeng para penyandang disabilitas adalah voli duduk.

      Janjikan Menikah, Pemuda Grobogan Setubuhi Anak di Bawah Umur

      Seorang pemuda di Grobogan tega melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak perempuan di bawah umur.

      DPRD Grobogan Setujui KUA PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022

      KUA PPAS Perubahan APBD 2022 yang telah dibahas dalam rapat kerja Banggar perlu dimintakan persetujuan anggota DPRD Grobogan.

      Asyik! Rusunawa KIT Batang Selesai Dibangun, Bisa Tampung 2.570 Orang

      Dirut PT KIT Batang, Galih Saksono, menyebutkan pembangunan fisik rumah susun sederhana sewa atau rusunawa di KIT Batang telah selesai 100 persen.

      Tabung Elpiji Bocor, Warung Makan di Kudus Kebakaran, 2 Orang Luka-Luka

      Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus warung makan di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, akibat kebocoran pada tabung gas elpiji.

      Mengenal Tradisi Minum Teh Poci di Tegal

      Tradisi minum teh dengan poci berbahan tanah liat yang dicampur dengan gula batu, atau teh poci, sudah sangat kental di kalangan masyarakat Tegal.

      Jalur Kereta Api Pertama Indonesia Ada di Semarang, Melewati 4 Stasiun

      Jalur kereta api di Indonesia kali pertama dibangun pada 1867 silam, dengan rute dari Semarang Tawang hingga Tanggung Grobogan.

      Bentrok 2 Geng di Semarang, Mahasiswa AMNI Kena Bacok

      Polda Jateng merilis pelaku penyerangan disertai pembacokan yang dilakukan anggota geng di Semarang, di mana salah satu korban merupakan mahasiswa AMNI Semarang.

      Heboh! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Teras Rumah Warga Blotongan Salatiga

      Penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki menghebohkan warga Prampelan, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Rabu (9/8/2022) malam.

      Sedih! Sepanjang 2022, Sudah 2 Anak Pengidap AIDS di Kudus Meninggal

      Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kudus mencatat sudah ada 2 anak penderita AIDS di wilayahnya yang meninggal dunia sepanjang 2022.

      Mantul! Juara Dunia, Pesilat Putri Kudus Bakal Diberi Hadiah Prabowo

      Juara dunia pencak silat asal Kudus, Safira Dwi Meilani, bakal menerima penghargaan dari Ketua PB IPSI, Prabowo Subianto.

      Pj Wali Kota Salatiga Sebut Tenaga Honorer Dihapus Tidak Realistis

      Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, menyebut rencana tenaga honorer dihapus tidak realistis dan minta pemerintah pusat meninjau ulang kebijakan tersebut.

      Periksa Kerangka Manusia di Kendal, Polisi Temukan Tato Bertuliskan Ini

      Polisi menemukan bekas tato saat melakukan pemeriksaan kerangka manusia yang ditemukan di Kendal.

      Terkuak! Kerangka Manusia di Kendal Milik Laki-Laki

      Polda Jateng mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap kerangka manusia yang ditemukan di pinggir sungai di wilayah Kabupaten Kendal.

      BPJS dan Pemkab Grobogan Maksimalkan Capaian Penerima Bantuan Iuran JK

      BPJS Kesehatan dan Pemkab Grobogan berupaya memaksimalkan capaian peserta PBI JKN di Grobogan.