SLB D/D1 YPAC Solo Segera Dilengkapi Lift
Perwakilan komite (SLB) D/D1 YPAC Solo meletakkan batu pada acara peletakan batu pertama pembangunan lift di sekolah setempat, Senin (19/10/2020). (Solopos.com-Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, SOLO — Sekolah Luar Biasa D/D1 YPAC Solo akan dilengkapi dengan lift yang khusus mengangkut siswa dan guru penyandang disabilitas. Penyempurnaan gedung SLB D/D1 YPAC Solo  itu dimulainya pembangunan lift yang berada di dalam lingkungan tersebut.

Langkah itu ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama oleh pihak yayasan, sekolah, dan komite SLB D/D1 YPAC Solo  , Senin (19/10/2020). Kepala SLB D/D1 YPAC, Karsono mengatakan selama ini akses difabel dari lantai I ke lantai II sekolah tersebut dirasa masih terlalu memberatkan bagi para penyandang disabilitas, khususnya disabilitas daksa.

“Di sini ada SLB D dan SLB D1. Anak-anak yang naik ke atas itu bener-bener kesulitan, walaupun sudah ada akses seperti itu,” ujarnya di sela-sela acara.

Hyundai Motor Kembangkan Mobil Terbang

Atas kondisi tersebut pihaknya berinisiatif membuat lift yang akan mempermudah akses siswa maupun guru penyandang disabilitas dari lantai 1 ke lantai 2 dan sebaliknya. Menurutnya, gagasan tersebut disambut baik oleh orang tua dan komite, serta pihak yayasan.

Karsono menambahkan, biaya pembangunan lift di gedung SLB YPAC Solo tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta. Sumbernya berasal dari masyarakat ditambah sumbangan suka rela dari orang tua/wali murid. “Sumber dana dari masyarakat, tidak dari APBD atau APBN,” imbuhnya.

Praktis Berkursi Roda

Ia menjelaskan, lift yang akan dibangun adalah satu ruang dengan dua pintu pada sisi berhadapan. Sehingga ketika siswa dengan kursi roda masuk lift tidak perlu berbalik posisi dan nantinya bisa langsung keluar lewat pintu di hadapannya.

Mau Modifikasi Jok Motormu? Ini Tips Honda

Sementara itu, SLB YPAC Solo yang berlokasi di Jl. Slamet Riyadi 364 Solo tersebut memiliki jumlah total 146 siswa dari jenjang SD-SMA. Siswa yang belajar di lantai 2 adalah siswa jenjang SD dan SMP.Sementara itu, ketua komite sekolah, Rohmadi sangat berharap kehadiran lift tersebut akan memudahkan akses siswa dan juga guru.

“Kami berharap nanti mereka akan menjadi lebih ringan, mudah, dan lancar ketika harus pergi dari lantai 1 ke lantai 2 dan sebaliknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya masih sangat mengharapkan bantuan masyarakat untuk menyelesaikan pembangunan lift tersebut. “Kami sudah mengirimkan beberapa proposal. Tapi kita tidak tahu siapa yang akan membantu dan berapa yang akan mereka sumbangkan. Sehingga kami sangat mengharapkan bantuan dari sukarelawan lainnya. Jika ada yang ingin membantu, kami sangat berterima kasih dan bisa menghubungi pihak sekolah,” ujarnya.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom