Tim PSIS Semarang. (Liga-indonesia.id)

Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang bergerak cepat dalam membentuk skuat untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim depan. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu bahkan menargetkan sudah membentuk skuat maksimal Februari mendatang atau sebelum pesta demokrasi Tanah Air, Pilpres 2019, berlangsung pada April nanti.

Direktur Utama (Dirut) PSIS Semarang, Khairul Anwar, menjelaskan pihaknya ingin menatap kompetisi musim depan dengan lebih maksimal. Apalagi target tinggi sudah dicanangkan tim untuk musim depan, yakni tak hanya bertahan di Liga 1, tapi juga masuk delapan besar di klasemen akhir.

“Kami mau lebih siap menghadapi musim depan. Jadi harus bergerak cepat menyongsong musim depan. Meski kompetisi kemungkinan bergulir setelah Pilpres 2019 [April], tapi kami ingin tim sudah siap jauh-jauh hari,” ujar Khairul kepada wartawan di Semarang, Kamis (12/12/2018).

Khairul menambahkan proses gerak cepat itu juga turut diimbangi rutin menggelar pertemuan di antara direksi PT Mahesa Jenar Semarang, selaku badan hukum yang menaungi PSIS Semarang. Setidaknya, tiga-empat kali dalam sepekan manajemen menggelar rapat.

Salah satu pembahasan dalam rapat itu adalah masalah kontrak pemain untuk musim depan. Khairul menyebut setidaknya ada 60% pemain dari skuat musim lalu yag direkomendasikan ke pelatih Jafri Sastra untuk diperpanjang.

Selain membahas perpanjangan kontrak pemain, PSIS Semarang juga terus menjalin komunikasi dengan pemain-pemain bidikan yang direkomendasikan pelatih.

Ada beberapa pemain bidikan coach yang direkomedasikan ke kami. Saat ini sedang proses komunikasi dan diharapkan ada kesepakatan dalam waktu dekat,” ujar Khairul.

Meski enggan membocorkan nama-nama pemain bidikan itu, Khairul mengaku jika pemain yang diburu tersebut berasal dari kompetisi Liga 1 maupun Liga 2.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten