Ole Gunnar Solskjaer (Reuters-Piroschka Van De Wouw)

Solopos.com, MANCHESTER - Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer membuat kejutan dengan menurunkan skema tiga bek saat menghadapi Liverpool. Skema itu ternyata ampuh untuk meredam The Reds.

Bertanding di Old Trafford, Minggu (20/10/2019) malam WIB, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1. MU unggul lebih dulu melalui gol Marcus Rashford pada babak pertama. Liverpool kemudian membalas lewat Adam Lallana di menit ke-85.

Di laga itu, Solskjaer menggunakan strategi 3-4-1-2. Tiga bek yang dipasang adalah Victor Lindelof, Harry Maguire serta Marcos Rojo. Sementara Ashley Young dan Aaron Wan Bissaka menjaga sisi sayap yang membantu pertahanan dan penyerangan.

Kombinasi ini ternyata menyulitkan Liverpool. Serangan-serangan tim polesan Jurgen Klopp itu kerap gagal di lini pertahanan MU. Bahkan, tak banyak serangan berbahaya Liverpool, kecuali di menit-menit akhir.

MU memang terlihat lebih banyak bertahan di laga ini dengan skema itu. Namun, Daniel James dkk. mampu menciptakan serangan balik yang berbahaya. Gol Rashford itu juga berawal dari serangan balik. Solskjaer sendiri menyebut keputusannya memainkan tiga bek di laga kontra Liverpool sebenarnya cukup berisiko.

"Kami masih bisa berkembang dengan taktik ini karena kami memiliki pemain yang bisa bermain dengan tiga pemain belakang. Ini memungkinkan kami bermain lebih melebar dari pada sebelumnya," kata Solskjaer seperti dilansir Manutd.com.

"Tentu saja ini sangat berisiko. Anda bermain dengan tiga bek menghadapi trio lini depan [Liverpool] mereka yang merupakan salah satu yang terbaik. Namun risiko ini harus kami ambil."

"Kami melakukannya agar bisa menciptakan peluang bagi diri kami sendiri. Saya menilai gol (Rashford) adalah contoh sempurna tentang bagaimana permainan yang kami usung berjalan dengan baik," lanjutnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten