Situs Liyangan Kini Dilengkapi Drainase, Ini Gunanya...
Pekerja membangun drainase di Situs Liyangan, Lereng Gunung Sindoro, Desa Purbosari, Kecamtan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2019). (Antara-Heru Suyitno)

Solopos.com, TEMANGGUNG — Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah membangun drainase di Situs Liyangan, Lereng Gunung Sindoro, Desa Purbosari, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Saluran air itu diharapkan mampu mengantisipasi genangan air di situs itu.

Ketua Tim Pemugaran Situs Liyangan BPCB Jateng, Eri Budiarto, mengatakan pembangunan drainase bersamaan dengan pemugaran talud dan pagar situs. Pada tahap pertama ini, pembangunan drainase dilakukan di sisi selatan sepanjang 150-an m.

Nantinya, drainase ditembuskan ke sungai yang ada di utara situs. Saluran air itu digunkan untuk mengalirkan air hujan dari bagian atas agar tidak masuk kawasan situs.

"Drainase ini berfungsi untuk membuang air hujan agar tidak banjir di kawasan situs," katanya di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2019).

Ia menuturkan di atas drainase itu tidak ada bangunan, hanya struktur talud dan kawasan pertanian. Nantinya, pada saat melanjutkan pelestarian Situs Liyangan dan apabila ditemukan data baru, drainase itu bisa dialihkan tidak harus di tempat tersebut,

"Kita buat drainasenya menyesuaikan atau menyelaraskan dengan kondisi di sini, makanya pakai batu putih untuk membedakan batu situs tetapi selaras batu alam," katanya.

Ia menyampaikan dalam pemugaran maupun pembuatan drainase ini bukan hanya bukan hanya melibatkan juru pugar BPCB, tetapi juga melibatkan tenaga lokal. "Bahkan kita banyak memanfaatkan tenaga lokal sekitar 60-an orang, sedangkan dari BPCB 24 orang," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho