Petugas INAFIS Mabes Polri bersama Polda Papua Barat melakukan olah tempat kejadian perkara pembakaran kantor DPRD Provinsi Papua Barat di Manokwari, Papua Barat, Selasa (27/8/2019). (Antara-Toyiban)

Solopos.com, JAYAPURA – Situasi Kota Jayapura di Provinsi Papua dan sekitarnya pada Jumat (30/8/2019), setelah aksi demo jilid dua yang berlangsung Kamis (29/8/2019), masih lumpuh dan warga tampak berjaga jaga di sejumlah lokasi.

Menurut laporan Antara, para pelajar sekolah juga diliburkan dan pusat perbelanjaan serta perkantoran tidak beroperasi.

"Kami sengaja meliburkan anak-anak untuk sekolah karena kondisi tampak belum kondusif," kata Rima yang anaknya bersekolah di salah satu SMP di kawasan di Dok V Jayapura.

Sementara itu, beberapa pedagang yang berjualan di Pasar Hamadi mengaku hanya datang ke pasar untuk melihat kondisi lapak atau tempat jualannya.

“Alhamdulillah kondisi lapak di Pasar Hamadi aman-aman saja,” kata Fatimah, salah satu pedagang yang berjualan sayuran.

Sementara itu, sekelompok warga tampak berjaga-jaga di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, dengan membawa senjata tajam untuk berjaga jaga.

Warga juga membuat barikade dan memeriksa setiap kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Hingga berita ini dilaporkan belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan TNI-Polri.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten