Siswi SMK di Sragen Diduga Diperkosa Saat Praktik Kerja Lapangan

Seorang siswi SMK di Sragen melapor ke polisi jadi korban pemerkosaan yang dilakukan bos tempatnya melakukan praktik kerja lapangan atau PKL.

 Ketua APPS Sragen, Sugiarsi, menjelaskan tentang peradilan anak dengan melihat referensi buku hukum internasional di kediamannya, Sambirejo, Sragen, Kamis (9/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Ketua APPS Sragen, Sugiarsi, menjelaskan tentang peradilan anak dengan melihat referensi buku hukum internasional di kediamannya, Sambirejo, Sragen, Kamis (9/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang siswi SMK di Sragen melapor jadi korban pemerkosaan saat melakukan praktik kerja lapangan (PKL) pada 22 April 2022 lalu. Diduga, pelakunya adalah bos toko peralatan Internet, tempat korban melakukan PKL.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Sragen dan kini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Setelah dilaporkan ke polisi, pelaku justru melaporkan balik korban dengan tuduhan melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Korban kini mendapat pendampingan dari Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen untuk mencari keadilan.

Informasi mengenai adanya kasus dugaan pemerkosaan terhadap siswi SMK itu disampaikan Ketua APPS Sragen, Sugiarsi, Kamis (9/6/2022). Ia mengungkapkan korban yang kini berusia 16 tahun, pada Bulan Puasa lalu, tepatnya 22 April 2022 dan dilaporkan ke Mapolres Sragen pada 23 April 2022 lalu.

Baca Juga: Remaja di Sragen Diduga Jadi Korban Pencabulan Pacar dan Temannya

“Kejahatan seksual itu diadukan korban kepada orang tuanya pada sore harinya setelah pulang dari PKL. Pada keesokan harinya, 23 April 2022, kasus itu dilaporkan ke Polres Sragen dan kemudian meminta pendampingan ke APPS. Pelakunya diduga bos tempat korban melakukan PKL. Polres sudah memeriksa saksi-saksi dan mengambil visum terhadap korban,” ujar Sugiarsi, saat ditemui di kediamannya.

Saat itu kondisi psikis korban mengalami trauma dan stres. Sugiarsi melakukan terapi psikologis terhadap korban hingga akhirnya mau kembali ke sekolah.

Masih menurut keterangan Sugiarsi, saat diperkosa, korban sempat diancam bahwa perbuatan pacarannya akan dilaporkan ke orang tua jika tak menurut. Aksi bejat itu dilakukan di kamar pelaku.

Baca Juga: Diperkosa Ayah Tiri Selama 19 Tahun, Kakak-Beradik Direhab

“Saat itu korban sempat berteriak meminta tolong tetapi tidak ada yang datang. Meski siang hari kondisinya sepi. Rekan sesama pelajar ditugaskan untuk pasang Wifi di daerah,” katanya.

Lebih jauh Sugiarsi prihatin dengan tindakan pelaku yang melaporkan balik korban ke Polsek Sambirejo atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan. Tindakan keluarga korban yang datang ke rumah pelaku setelah kejadian pemerkosaan, dianggap sebagai perbuatan tidak menyenangkan.

Sementara itu, Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, melalui Kasi Humas, AKP Suwarso, membenarkan adanya laporan kasus dugaan pemerkosaan terhadap siswi SMK. Kini kasus tersebut ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Sragen. Tahapannya masih penyelidikan meski sudah sebulan berlalu sejak kasus itu dilaporkan.

Baca Juga: Anak Korban Pemerkosaan asal Sukodono Sragen Jalani VeRP

“Laporannya sudah diterima. Pemeriksaan saksi sudah dilakukan. Visum terhadap korban juga sudah diambil. Gelar perkara pernah dilakukan sekali. Perkembangan sampai sekarang masih pemeriksaan saksi-saksi,” jelas Suwarso.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Olimpiade Informatika Sekaligus Belajar Seni dan Budaya Indonesia

      + PLUS Olimpiade Informatika Sekaligus Belajar Seni dan Budaya Indonesia

      Penyelenggaraan International Olympiad in Informatics (IOI) 2022 di Kota Jogja, Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta, 7-15 Agustus 2022, menjadi arena pengenalan aneka ragam kesenian Indonesia kepada dunia.

      Berita Terkini

      Diusut Polisi, Begini Modus Jual Beli Lahan Makam Bong Mojo Solo

      Polisi telah mengantongi dua nama yang potensial menjadi tersangka pada kasus jual beli lahan makam Bong Mojo, Jebres, Solo.

      Di Solo, Joko Anwar Cerita Sempat Diganggu saat Garap Pengabdi Setan 2

      Sutradara Joko Anwar mengobrol dengan para penggemar film Pengabdi Setan seusai nonton bareng di bioskop tua Singosaren Plasa Solo, Minggu (14/8/2022).

      Warga Berdesakan demi Nonbar Film Pengabdi Setan 2 di Bioskop Tua Solo

      Sutradara film Pengabdi Setan 2: Communion, Joko Anwar, dan beberapa pemain film tersebut hadir dalam nonbar di bioskop tua Singosaren Plasa Solo, Minggu (14/8/2022).

      Menikah pada Bulan Sura itu Dilarang? Begini Penjelasan Budayawan Solo

      Budayawan Solo memberikan pandangannya mengenai kepercayaan masyarakat Jawa bahwa menikah di bulan Sura itu tidak baik dan dilarang.

      Begini Langkah Penjual Mi Ayam di Boyolali Siasati Harga Gandum Naik

      Kenaikan harga gandum terus dirasakan para pemilik usaha yang produk olahannya dari gandum.

      Kronologi Wong Sragen Diduga Loncat dari Jembatan ke Kali Bengawan Solo

      Seorang warga Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, SU, 53, dilaporkan hilang setelah diduga loncat dari Jembatan Sapen dan masuk ke aliran Sungai Bengawan Solo pada Minggu (14/8/2022).

      Sudah 70%, Kapan Masjid Sheikh Zayed di Gilingan Solo Jadi?

      Progres pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Solo, yang dimulai sejak 6 Maret 2021 lalu saat ini sudah mencapai 70%, kapan jadi?

      Byur! Peserta Lomba Meniti Bambu di Kalijaran Klaten Tercebur di Sungai

      Warga Dukuh Kalijaran, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, menggelar lomba ketangkasan meniti batang bambu di tengah sungai di daerah setempat, Minggu (14/8/2022) pagi.

      BOB Latih 8 Kelompok Pembatik di Karanganyar & Sragen, Ini Materinya

      Badan Pelaksana Otorita Borobudur atau BOB menggelar pelatihan desain fesyen dan purwarupa untuk delapan perwakilan kelompok pembatik di Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

      Jangan Malu Jadi Petani! Pesan Mendalam Dibalik Balap Traktor di Klaten

      Sebanyak 16 peserta kategori dewasa dan 10 peserta kategori anak-anak mengikuti ajang balap traktor yang digelar di area persawahan wilayah Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Minggu (14/8/2022) siang.

      Daerah Klaten Ini Dulu Basis Organisasi Terlarang, Kini Desa Pancasila

      Dukuh Bugel, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten dulunya dikenal menjadi basis organisasi terlarang.

      Konser Padi Reborn di Wonogiri Berlalu, Ini Harapan Warga ke Depan

      Penampilan Padi Reborn menjadi penutup Festival Agustus Merdeka 77 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

      Yakin Pembangunan Masjid Sriwedari Solo Selesai, Rudy: Tuhan Adil Kok!

      Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo optimistis pembangunan Masjid Taman Sriwedari yang sudah mandek sekitar dua tahun bakal selesai.

      Murka Ada Paspampres Pukul Warga Solo, Gibran Disebut Terlalu Semangat

      Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo memberikan tanggapan mengenai Wali Kota Gibran yang terlihat sangat murka kepada anggota Paspampres yang pukul warga Solo.

      Banyak Manfaatnya! Ini Alasan Pelajar Boyolali Ikuti Kegiatan Pramuka

      Para pelajar di Boyolali mengganggap penting keberadaan Pramuka.

      Karanganyar Minta Anggaran Rp6 Miliar ke Provinsi untuk Perbaiki Jalan

      Pemkab Karanganyar mengajukan permohonan bantuan dana Rp6 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperbaiki jalan di kawasan wisata Ngargoyoso.