Tutup Iklan

Siswi SD Mimika Diperkosa Polisi di Kuburan, Lalu Dicabuli di Hutan

Siswi SD Mimika Diperkosa Polisi di Kuburan, Lalu Dicabuli di Hutan

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Istimewa/news18.com)

Siswi SD di Mimika, Papua, diperkosa polisi anggota Polres Mimika, di kuburan. Setelah itu, dia dicabuli di hutan dan mendapat kekerasan.

Solopos.com, MIMIKA -- Kasus pemerkosaan yang dilakukan anggota Polres Mimika terhadap siswi dari salah satu SD Inpres di Kabupaten Mimika, Papua, menggemparkan warga. Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Najamuddin, menjelaskan rentetan perbuatan cabul yang dilakukan polisi itu.

Awalnya Jumat (14/10/2016) pagi sekitar pukul 10.00 WIT, Brigadir SPBU menjemput korban WS di sekitar sekolahnya. WS yang masih berumur 9 tahun hanya mengetahui bahwa pelaku akan mengantarnya pulang ke rumahnya. Namun, WS malah dibawa oleh pelaku ke arah Jl. C. Heatubun, tepatnya di kompleks kuburan lama, dekat area Bandara Mozes Kilangin, Mimika.

Setibanya di kuburan, pelaku kemudian melakukan perbuatan bejatnya dengan memperkosa korban. "Yang bersangkutan [korban] dijemput di dekat sekolahnya, kemudian dibonceng ke arah jalan baru masuk ke arah kuburan, kemudian diperkosa di atas kuburan itu," kata Najamuddin, di Mapolres Mimika, Jumat (14/10/2016), dikutip Solopos.com dari Okezone.

Setelah melakukan perbuatan bejatnya, pelaku mengajak korban mandi bersama di sungai yang berada di sekitar kuburan. Namun, korban tidak mau mandi dan akhirnya hanya pelaku yang mandi. "Kemudian keluar dari situ [kuburan], yang bersangkutan [korban] diajak mandi dan disuruh buka baju, tapi yang bersangkutan tidak mau buka baju. Jadi pelaku saja yang buka baju," ungkapnya.

Setelah selesai mandi di kali, pelaku kembali mengajak korban ke Jl. Cenderawasih, tepatnya dekat Kali Selamat Datang. Di situ, pelaku menitipkan sepeda motornya di rumah salah satu warga dan kembali mengajak korban masuk ke dalam hutan.

"Kemudian yang bersangkutan dengan korban masuk ke hutan. Di hutan disuruh buka baju lagi, kemudian diraba-raba lagi kemaluannya, kemudian dipukul pipinya segala," terang Najamuddin.

Menurut Najamuddin, setelah melakukan perbuatannya di dalam hutan terhadap korban, pelaku kemudian mengantar korban ke rumahnya. Setibanya di rumah itulah, korban menceritakan apa yang diperbuat pelaku terhadapnya. Tidak terima atas tindakan pelaku, orang tua korban akhirnya mendatangi Mapolres Mimika dan melaporkan kejadian itu. Pelaku akhirnya diciduk Propam Polres Mimika dari kediamannya yang kebetulan berdekatan dengan rumah korban.

Korban mengalami pendarahan pada kemaluan dan telah dibuatkan visum di RSUD Mimika. Sementara itu, saat diciduk, pelaku sedang dipengaruhi minuman keras dan mabuk. Ketika berada di ruangan unit PPA Reskrim Polres Mimika, pelaku masih belum mau mengakui perbuatannya. "Kita temukan juga bercak darah di atas kuburan itu, kemudian di pakaian korban juga ada sedikit darah," tutupnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Angka Kematian Akibat Covid-19 di India Diragukan

Angka kematian resmi akibat virus corona di India semakin diragukan, seperti di Bihar yang temuan ribuan kasus Covid-19 tidak dilaporkan.

15 Anggota KKB Papua Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak

Satgas Nemangkawi menundukkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang diklasifikasikan teroris di Papua.

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.