Kategori: Solo

Siswa Solo Belajar Via Siaran Radio Diuji Coba 29 Juni 2020


Solopos.com/Akhmad Ludiyanto

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menerapkan program belajar melalui siaran radio bagi siswa PAUD hingga SMP pada tahun ajaran baru 2020/2021 selama pembelajaran daring.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menjelaskan dalam program belajar siaran radio tersebut guru menyampaikan materi pembelajaran melalui Radio Konata (100.6 FM) di gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kompleks Balai Kota Solo.

Sedangkan siswa mendengarkan siaran radio dari rumah baik melalui pesawat radio maupun secara live streaming melalui gadget berjaringan internet.

“Kami ingin membuat inovasi pembelajaran lewat udara dengan radio. Nanti gurunya siaran, anak-anak mengikuti dari rumah,” ujarnya saat ditemui pada acara pengarahan kepada kepala SMP untuk program belajar lewat radio, Selasa (23/6/2020) di SMPN 8 Solo.

2 Mobil Bertabrakan di Perempatan Nonongan Solo, Begini Kronologinya

Menurut Rudy, ada tiga manfaat yang diperoleh anak dalam pembelajaran via radio ini. Pertama, mengurangi waktu paparan layar ponsel/gadget terhadap mata anak.

Dengan media radio untuk belajar, siswa cukup mendengarkan suaranya. Begitu juga jika radio diakses secara live streaming, anak tidak perlu berlama-lama memandangi layar gadget.

Manfaat lain adalah pengetahuan yang diajarkan lewat siaran radio bisa diseragamkan. Para siswa mengikuti materi pembelajaran yang sama yang disampaikan oleh guru melalui siaran.

Ditinggal Melayat, Kebakaran Hanguskan Dapur Rumah Warga Juwiring Klaten

Ketiga adalah melatih anak untuk mendengar dengan lebih baik.

“Pembelajaran ini mengandung filosofi bahwa anak harus belajar mendengar. Salah satu kunci sukses adalah berdoa dan mau mendengarkan orang lain. Nah [pembelajaran] ini melatih anak untuk mendengar,” imbuhnya.

Kuis Berhadiah

Untuk menarik antusiasme siswa, pembelajaran via siaran radio bisa diselingi dengan kuis-kuis berhadiah.

“Nanti hadiahnya bisa berupa radio dan saya yang ngasih [hadiah radio itu] juga enggak apa-apa,” kata Rudy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Etty Retnowati mengatakan program belajar ini akan diuji coba mulai 29 Juni mendatang.

“Sebenarnya persiapan-persiapan dan percobaan-percobaan sudah dilakukan sekarang. Tapi nanti uji coba yang lebih [matang] tanggal 29 Juni,” kata dia.

9 Tahun Rusak, Jalan Bukuran-Krikilan di Sragen akan Diperbaiki

Menurutnya, melalui pembelajaran ini pada saat siaran berlangsung siswa bisa berinteraksi melalui saluran telepon bebas pulsa.

Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdas) SD, Wahyono, menambahkan saat ini sedang dimatangkan jadwal guru pengisi pengisi/pemateri dalam pembelajaran tersebut.

“Kalau untuk jadwal untuk masing-masing jenjang sudah ada. Pukul 08.00 WIB-10.00 WIB untuk siswa PAUD dan TK, pukul 10.00 WIB-12.00 WIB untuk siswa SD, dan pukul 12.00 WIB ke atas untuk siswa SMP,” ujarnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati