Ilustrasi UNBK SMA. (Dok)

Solopos.com, JAKARTA — Berdasarkan hasil analisis angket UN yang diisi siswa SMA/MA, mereka yang nilai ujiannya tinggi bercita-cita sebagai pengusaha. Yang mengejutkan, siswa dengan nilai UN rendah bercita-cita sebagai guru.

Hasil analisis itu diumumkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud. "Siswa yang memiliki nilai UN tinggi, rata-rata ingin menjadi pengusaha," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Totok Suprayitno seperti dilansir Antara, Rabu (8/5).

Dari hasil angket tersebut, sebesar 11% siswa bercita-cita menjadi guru. Sementara dari 11% tersebut, 80%-nya merupakan siswa perempuan. Totok menambahkan secara umum capaian UN siswa yang ingin menjadi guru lebih rendah dibandingkan siswa yang memilih pekerjaan lainnya. Nilai UN peminat guru untuk siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki.

"Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua, mengapa siswa terbaik tidak tertarik menjadi guru," ujar dia.

Padahal dengan banyaknya siswa yang terbaik yang menjadi guru, diharapkan kualitas pendidikan di Tanah Air meningkat. Perlu stimulus agar siswa yang memiliki nilai tinggi mau menjadi guru.

Ia menjelaskan penyebaran angket dilakukan untuk menggali informasi nonkognitif. Dengan demikian muncul analisis menyeluruh mengenai faktor-faktor yang memengaruhi capaian siswa. Ada lima jenis angket yang dapat dikerjakan oleh siswa seusai mengerjakan UN. Namun, setiap siswa hanya perlu mengerjakan satu jenis paket.

Pertanyaan di dalam angket terkait indikator sosial-ekonomi, seperti pekerjaan dan pendidikan orang tua serta kepemilikan barang. Selain itu digali pula persepsi siswa dalam mengenali bakat dan keunggulan diri, serta cita-cita siswa.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten