Siswa Luar Daerah Tetap Berpeluang Sekolah di Solo Kok, Tapi...
Ilustrasi pelajar SMP. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SOLO — Calon siswa asal luar daerah masih berpeluang diterima di SMP Negeri (SMPN) di Solo melalui jalur zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan memprioritaskan calon siswa asal Solo yang ingin bersekolah di kotanya sendiri.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, Dwi Ariyatno mengatakan peluang bagi calon siswa luar daerah dari jalur zonasi diberikan atas dasar prinsip pelayanan pendidikan.

“Walaupun ada permintaan dari sebagian sekolah swasta agar SMP Negeri tidak menerima pendaftar dari luar kota, tapi kami akan tetap memberikan peluang karena bagaimana pun mereka bagian dari warga Indonesia,” ujar Dwi, Senin (22/2/2021).

Baca Juga: Ternyata Ada 3 Tumbuhan Mirip Porang, Wajib Tahu Bedanya Lur

Namun ia menegaskan bahwa calon siswa SMPN Solo tetap diprioritaskan bagi calon siswa asal Kota Bengawan. “Pemkot menyediakan dan memfasilitasi akses pelayanan pendidikan kepada warga Solo dulu hingga memberikan rekomendasi SMPN tertentu yang masih ada sisa kuota jika siswa bersangkutan tidak diterima di sekolah-sekolah pilihan mereka. Tetapi jika rekomendasi itu tidak dipakai di di sekolah tersebut, maka boleh diisi dari siswa luar kota. Prinsip kebijakan kami begitu,” imbuh Dwi.

Ia menambahkan, mekanisme penerimaan calon siswa luar kota akan dilakukan dengan perangkingan. Namun Dwi belum menjelaskan lebih lanjut perangkingan itu karena baru akan dibahas lebih lanjut dalam rapat penyusunan petunjuk teknis (juknis) PPDB Kota Solo 2021.

PPDB SMP

Sebagaimana diketahui, Solo berencana mengubah beberapa kebijakan PPDB SMP 2021. Di antaranya pengurangan pilihan jumlah sekolah SMPN bagi calon siswa, dari lima pilihan menjadi tiga pilihan.

Kebijakan ini untuk mengakomodasi usulan sekolah swasta agar mereka tetap memiliki peluang memadai dalam perolehan siswa.

Baca Juga: Alamak! Jalan Kampung di Temboro Madiun Ambles Sedalam 1 Meter

Selain jumlah pilihan sekolah, pihak swasta juga mengusulkan perubahan kebijakan penerimaan calon siswa dari luar Solo. Menurut pengurus Ikatan Kepala Sekolah Swasta atau IKSS Solo, Rusmanto, kesempatan calon siswa luar Solo belajar di Kota Bengawan juga masih tinggi dan memperkecil kesempatan sekolah swasta Solo untuk meraih murid.

“Calon siswa dari luar kota ini memang harus mengantre di daftar tunggu sampai semua calon siswa Solo tertampung. Tetapi ketika di sekolah negeri Solo ini masih ada sisa kuota, mereka yang dari luar kota bisa masuk dengan ketentuan. Ketentuan ini yang perlu diperjelas. Usulan kami dan teman-teman swasta, mereka yang dari luar kota direkomendasikan ke sekolah swasta Solo,” imbuh Rusmanto yang juga Kepala SMP Muhammadiyah 8 ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom