Tutup Iklan
Siswa KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat Surakarta Menguntai Cerita Melalui Kreasi Gambar
Tenaga pendidik KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat Solo berfoto sambil membawa buku kenangan berisi kumpulan karya gambar anak, Sabtu (27/6/2020). (Istimewa/dok. KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat Solo)

Solopos.com, SOLO -- Kegiatan pembelajaran masa pandemi tidak menghalangi kreativitas siswa KB-TK Aisyiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta untuk terus berkreasi.

Siswa KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat Surakarta mencurahkan hati dan perasaan dengan membuat gambar.

Kepala KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat Surakarta, Nur Ratna Juwita, mengatakan ada sebanyak 62 siswa yang mencurahkan hati mereka dengan gambar.

Menhub Akan Buat Atraksi Baru di Terminal Tirtonadi Solo, Apa Itu?

Para siswa menuangkan ide dengan gambar sederhana. Kumpulan gambar itu kemudian dibikin buku yang dikemas dengan unik.

“Sesuai masa usia, mereka masih lucu dan unik hingga kompleksitas model ala anak-anak dalam menuangkan ide gambar secara sederhana. Pembimbingan orang tua tidak terlepas dari hasil karya coretan anak-anak yang dikumpulkan menjadi buku kenangan pembelajaran masa pandemi,” katanya dalam rilis yang diterima solopos.com, Jumat (26/6/2020).

Buku ini sekaligus menjadi kenangan bersama teman-teman sekelas di KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat Surakarta. Gambar siswa dapat diwarnai pula oleh siswa yang lain, untuk berekspresi menuangkan ide warna yang digemari.

Saling mengisi dan melengkapi, tanpa meninggalkan identitas siswa yang tertera pada pojok gambar yang merupakan teman semasa bersekolah di KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat.

KA Prameks Jogja-Solo Setop Beroperasi Akhir 2020, Ini Penggantinya

Sebelumnya, KB-TK Aisyiyah PK Kottabarat Surakarta mengemas kegiatan masa belajar di rumah dengan nama Asyik Bermain dan Belajar Bersama di Rumah.

Kematangan Berpikir

Sekolah menjalin sinergi kerja sama yang baik dengan orang tua dan siswa.

Harapannya kegiatan ini adalah siswa belajar secara bertahap sesuai dengan kematangan perkembangan berpikir, dengan menggunakan indra dengan berbagai kegiatan yang digemari sesuai dunianya menggunakan media gambar.

10 Orang Siap Jadi Pendonor Plasma Darah Untuk Obati Pasien Covid-19 di Solo

Menurutnya, anak atau siswa cenderung melihat sesuatu berpusat pada dirinya sendiri melalui pengalaman yang ada disekitar. Media gambar ini dinilai tepat memunculkan pengalaman sensori berbahasa visual.

Jejak kecil coretan siswa yang akan lulus juga telah tersusun dalam kumpulan hasil karya selama pembelajaran di rumah ketika menghadapi pandemi Covid-19 pada 2020 ini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho