Siswa Jadi Yatim Piatu karena Ortu Meninggal Terpapar Covid-19, SMPN 1 Jogonalan Klaten Siapkan Bantuan

Seorang siswa SMPN 1 Jogonalan Klaten, AF, menjadi yatim piatu lantaran ayah dan ibunya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

 Ilustrasi pelajar SMP. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pelajar SMP. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

┬áSolopos.com, KLATEN – Seorang siswa SMPN 1 Jogonalan Klaten, AF, menjadi yatim piatu lantaran ayah dan ibunya meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Pihak sekolah pun menyiapkan bantuan.

Kepala SMPN 1 Jogonalan, Endah Sulistyowati, menyebut kabar meninggalnya orang tua dari salah seorang siswanya itu sempat mengagetkan pihak sekolah. AF merupakan warga Desa Plawikan, Jogonalan, Klaten.

Di tengah pandemi Covid-19, model pembelajaran yang dilakukan di SMPN 1 Jogonalan selama pandemi Covid-19, yakni full dalam jaringan (daring). Pembelajaran dimulai pukul 07.30 WIB-10.40 WIB. Setelah itu, bapak/ibu guru menggelar evaluasi dan koordinasi bersama.

Baca Juga: Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi CPNS 2021

“Sebelum ayahnya [AF] meninggal dunia, yang bersangkutan sempat berkomunikasi dengan kami. Ayahnya itu sempat mengucapkan terima kasih ke kami [SMPN 1 Jogonalan memberikan bantuan ke keluarga AF saat ibunya meninggal dunia],” katanya.

Endah memperkirakan terdapat beberapa siswa lain yang juga kehilangan orangtua di tengah pandemi Covid-19. Sejauh ini, pengelola sekolah masih mendata lebih lanjut.

“Kabar adanya siswa lain [di luar AF] yang ayah/ibunya juga meninggal dunia muncul saat koordinasi antarguru setelah daring rampung. Ini masih kami data lebih lanjut,” kata Endah Sulistyowati.

Endah mengatakan wali kelas di SMPN 1 Jogonalan juga rutin menjalin koordinasi dengan orangtua siswa. Di SMPN 1 Jogonalan terdapat sekitar 864 siswa. Jumlah tersebut tersebar di kelas VII-IX.

“Kami akan berupaya membantu para siswa yang orangtuanya meningal dunia itu. Kami akan upayakan agar memperoleh beasiswa [dari pemerintah]. Cara lainnya adalah dengan melibatkan guru atau pun alumnus menjadi orangtua asuh atau mendukung Gerakan Nasional Orangtua Asuh (GNOTA),” katanya.

Baca Juga: Benarkah Labu Kuning Bisa untuk Obat Covid?

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Lilik Ratnawati, mengatakan akan ada bantuan kepada anak yatim piatu, AF. Sejauh ini, Pemdes Plawikan selalu memberikan bantuan ke anak sekolah yang berprestasi atau pun anak yatim piatu yang dinilai kurang mampu secara ekonomi.

“Kami akan usahakan hal itu. Di Plawikan ini memang kasus Covid-19 sempat tinggi. Saat ini, ada 13 warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Lalu, dua orang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan,” kata Lilik kepada Solopos.com, Senin (2/8/2021).

Berita Terkait

Berita Terkini

Waduh! 10.197 Kartu Tani di Sukoharjo Belum Dibagikan,

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mencatat sebanyak 10.197 keping kartu tani belum dibagikan kepada petani.

Sekolah di Karanganyar Terapkan Strategi ini untuk Cegah Klaster Covid-19 saat PTM

Sekolah di Karanganyar menerapkan sejumlah strategi untuk mencegah munculnya klaster penularan Covid-19 saat PTM.

Beruntung Sekali! Jawab Pertanyaan Ganjar, Siswi SMP Boyolali Ini Dapat Beasiswa Kuliah

Seorang siswi SMP negeri di Kecamatan Sawit, Boyolali, mendapatkan beasiswa kuliah gratis dari akademi analis kesehatan di Cirebon.

Wali Kota Gibran, Rilis 91 Cagar Budaya Di Solo Destination

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meluncurkan Inovasi Teman Gardagita melalui aplikasi Solo Destinationo.

Dispar Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Pelaku Usaha Buruan Daftar!

Dinas Pariwisata Kota Solo memfasilitasi pelaku usaha dan kantor instansi untuk pengajuan kode batang atau QR Code PeduliLindungi.

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).

Satpol PP Wonogiri Kurangi Patroli PPKM pada Malam Hari, Ini Alasannya

Satpol PP Wonogiri mengurangi patroli keliling pada malam hari selama PPKM level 3 namun lebih intensif pada siang hari.

Gapoktan Jateng Berkomitmen Kuatkan Lumbung Pangan Masyarakat

Menjaga ketersediaan dan akses pangan perlu dilakukan dengan penguatan cadangan pangan melalui kegiatan lumbung pangan masyarakat (LPM).

Wuzz! Puting Beliung Sapu Kerjo Karanganyar, Atap 3 Rumah Warga Beterbangan

Atap tiga rumah warga Desa Tawangsari, Kerjo, Karanganyar, beterbangan disapu puting beliung yang melanda wilayah itu, Kamis (23/9/2021).

Berstatus Ayah-Anak, Gibran Ternyata Juga Mesti Buat Janji Dulu untuk Ketemu Presiden Jokowi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ternyata mesti membuat janji dulu jika ingin bertemu ayahnya, Presiden Jokowi.

Babak Akhir Kasus Perusakan Nisan Makam Polokarto Sukoharjo, Pengurus dan Ahli Waris Bertemu

Kasus perusakan batu nisan makam di Permakaman Muslim Polokarto, Sukoharjo, berakhir setelah ahli waris dan pengurus dipertemukan.

Warga Sragen Jual Obat Terlarang Hingga Ratusan Butir per Hari, Pembeli Mayoritas Anak SMA

Aparat Satuan Narkorba Polres Sragen kembali menangkap seorang pengedar obat-obatan berbahaya.

Blusukan Gang Sempit Solo Temui UMKM, Airlangga Hartarto Didoakan Jadi Presiden

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto blusukan ke gang sempit wilayah Serengan, Solo, guna menemui pelaku UMKM.

Tak Ada Sebaran, Apam Yaa Qawiyyu Tetap Dibagikan ke Warga Lewat Ojol

Pada gelaran Yaa Qowiyyu tahun ini, sebaran apam memang ditiadakan. Namun Sebagai gantinya, apam bakal dibagikan menggunakan jasa pengendara ojek online (ojol).

Digelar Besok, Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten Tanpa Sebaran Apam

Sebaran apam pada tradisi yaa qowiyyu tahun ini dipastikan tidak ada menyusul kondisi masih pandemi Covid-19.

Tukang Rosok di Sragen Ditangkap Polisi Gara-Gara Curi Sepeda Seharga Jutaan Rupiah

Seorang tukang rosok di Sragen ditangkap polisi karena curi sepeda angin seharga jutaan rupiah milik tetangga kampung sebelah.