Foto Sisca Icun Sulastri di laman Facebooknya. (Facebook/Siska Icun Sulastri)

Solopos.com, JAKARTA -- Pembunuhan terhadap Sisca Icun Sulastri yang ditemukan tewas telanjang di salah satu kamar Apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta, telah terungkap seiring tertangkapnya pelaku. Meski demikian, kasus pembunuhan di apartemen itu tidak memengaruhi kehidupan di lingkungan apartemen itu.

Sampai saat ini lokasi penemuan jasad janda cantik itu masih diberi garis polisi. Beberapa barang berharga milik Sisca pun masih tertinggal di dalam kamar apartemen. Hal itu dibenarkan kepala sekuriti Apartemen Kebagusan City, Bernard, saat dikonfirmasi Suara.com.

"Sampai saat masih di-police line," ujar Bernard, Jumat (21/12/2018).

Keluarga pun belum diperkenankan masuk untuk mengambil barang milik Sisca. Bernard mengira barang-barang tersebut belum bisa diambil sebelum ada instruksi dari polisi. "Sampai saat ini belum bisa. Mungkin nanti setelah rekonstruksi," ujarnya.

Namun demikian, garis polisi di pintu 19A18 tower A tempat Sisca tinggal tidak membuat resah penghuni lain. Menurut Bernard, aktivitas penghuni di tower A tetap berjalan seperti biasa.

Sebelumnya, terduga pelaku pembunuhan Sisca yang diketahui bernama Hidayat ditangkap Polres Jakarta Selatan. Ia diduga kuat sebagai pembunuh perempuan 34 tahun itu.

Belakangan diketahui, sebelum pembunuhan terjadi, Hidayat datang ke apartemen untuk berkencan dengan Sisca. Hidayat diduga merupakan pria panggilan dan dijanjikan uang jasa Rp 2 juta oleh Sisca untuk menemaninya.

Namun karena terlibat cekcok antara keduanya, Hidayat tega membunuh Sisca. Saat ditemukan, Sisca sudah tidak bernyawa lagi dalam kondisi tanpa busana pada 19 Desember 2018 lalu. Di tubuhnya terdapat beberapa luka tusuk di pinggang dan perutnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten