Sirkuit Mandalika dan Keindahan Lombok Yang Dipuji Pembalap Dunia

Menjadi tuan rumah perhelatan besar balap motor kelas dunia

 Foto udara Hotel Pullman di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

SOLOPOS.COM - Foto udara Hotel Pullman di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

Solopos.com, LOMBOK — Kawasan Lombok di Nusa Tenggara Barat akan menjadi tuan rumah perhelatan besar balap motor kelas dunia. Sirkuit Mandalika siap digunakan sebagai lintasan balap untuk World Superbike (WSBK) dan MotoGP. Lombok kini dipercantik dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung.

Di kawasan lingkar sirkuit Mandalika terdapat sejumlah penginapan berbagai tipe mulai dari tipe penginapan yang murah berjenis homestay dengan tarif berkisar mulai Rp55.000 hingga Rp700.000 -an per malam dan tipe penginapan yang premium seperti hotel-hotel berbintang dengan kisaran tarif lebih mahal mulai dari Rp800 ribuan hingga Rp3 jutaan per malamnya. Pihak Mandalika Hotel Associatiation (MHA) menyiapkan sekitar 1.000 kamar hotel untuk mengakomodir 1.250 orang kru hingga pembalap WSBK.

 

Foto udara kompleks salah satu hotel di Kuta Beach Park the Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB.  (Antara/Ahmad Subaidi)

 

Sejumlah wisatawan dari Jawa Tengah mengunjungi Pantai Tanjung Aan di Kuta, Lombok Tengah, NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

Selain Gili Trawangan dan Pantai Senggigi, Lombok juga memiliki wisata pantai lain yang juga tak kalah indahnya. Desa Kuta dengan pasir putihnya terletak di pantai selatan Pulau Lombok. Dikelilingi oleh deretan perbukitan, pemandangan Pantai Kuta nampak indah dengan air laut yang biru. Saat cuaca cerah, puncak Gunung Rinjani yang jauh di utara juga dapat terlihat. Gunung Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3,726 mdpl dan menjadi salah satu tempat wisata pegunungan favorit di NTB.

 

Siluet puncak Gunung Rinjani terlihat jelas saat matahari terbit dari kota Mataram, NTB. Gunung Rinjani yang terletak di bagian utara pulau Lombok merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3,726 mdpl dan menjadi salah satu tempat wisata pegunungan favorit di NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

 

Lombok menawarkan berbagai kerajinan khas, seperti kain tenun tradisional Sasak di Dusun Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. Kain tenun songket dan tenun ikat tradisional Sasak dijual mulai harga Rp250.000 hingga Rp1 juta tergantung jenis dan ukuran kain.

Tak kalah menariknya adalah kesenian tradisional Sasak yaitu Presean yang dimainkan dua orang disebut pepadu. Mereka bertarung saling memukul dengan tongkat yang terbuat dari rotan.

 

Perajin membuat kain tenun tradisional Sasak di Dusun Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

 

Dua orang pepadu” (pemain presean) bertarung saling memukul dengan tongkat yang terbuat dari rotan saat pertunjukan Presean di persawahan Desa Merembu, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, NTB. (Antara/Ahmad Subaidi)

Pemandangan alam persawahan yang indah terdapat di Desa Wisata Tetebatu di Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB. Desa Tetebatu yang memiliki keunggulan wisata alam air terjun, bumi perkemahan, wisata ramah lingkungan serta budaya terpilih menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village) yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

 

Foto udara suasana persawahan Desa Wisata Tetebatu di Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB. Desa Tetebatu terpilih menjadi nominasi mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village) yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO). (Antara/Ahmad Subaidi)


Berita Terkait

Berita Terkini

Pelonggaran PPKM, Anak-Anak Mulai Kunjungi Mal di Solo

Pelonggaran tanpa batasan usia juga berlaku untuk kunjungan ke fasilitas umum

Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda

Refleksi perjuangan tokoh pers Sumpah Pemuda menghadapi pemerintah kolonial Belanda

Begini Antrean Panjang Kendaraan Mengisi Solar di SPBU di Wonogiri

Keterbatasan solar bersubsidi terjadi lebih kurang tiga pekan terakhir

Peringatan Hari Santri Nasional di Berbagai Daerah, Ini Foto-Fotonya

Peringatan ke-6 tahun 2021 Hari Santri Nasional menggambil tema Santri Siaga Jiwa dan Raga

106 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Kudus

Sebelum angin kencang, terjadi hujan deras yang disertai angin kencang

Pelaksanaan PTM, 54 Siswa dan Guru di Bandung Positif Covid-19

Hasil dari tes usap PCR secara acak yang dilakukan sejak 15 oktober hingga 19 Oktober 2021

Jokowi Gunakan P6 ATAV V1 Rantis Paspampres di Kalimantan, Ini Wujudnya

Mengenalkan kendaraan serang taktis yang diproduksi di dalam negeri

Rachel Vennya Datangi Polda Metro Jaya Jalani Pemeriksaan, Ini Fotonya

Terkait kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan

Ini Lur! RS QIM Batang Sediakan Alat Pemecah Batu Ginjal Tanpa Operasi

Menggunakan gelombang kejut untuk menghancurkan batu ginjal

33 Tahun Pengabdian, Alumni Akabri 89 Baksos Vaksinasi Covid-19 di Solo

Vaksinasi Covid-19 sebanyak 4.089 dosis yang diselenggarakan dalam tiga hari

Aksi Peringatan Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin di Solo

Mahasiswa menilai dua tahun berjalannya Kabinet Indonesia Maju justru mengalami kemunduran

Begini Foto-Foto Saat Puluhan Sapi Tunggang Kirab Keliling Kota Solo

Promosi acara SICF 2021 yang diselenggarakan mulai 22-24 Oktober 2021 di Solo Square Mall

Berumur 102 Tahun, Lansia Tertua di Tegal Jalani Vaksin Dosis Kedua

Tarmi kelahiran 13 Desember 1918 merupakan warga tertua yang mengikuti vaksin