Sinergi PLN dan RS Bhayangkara Semarang Adakan 1.000 Vaksin

PLN menggandeng RS Bhayangkara Semarang melaksanakan 1.000 vaksin untuk pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan unit induk PLN dan anak perusahaan di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

 Vaksinasi untuk pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan unit induk PLN dan anak perusahaan di wilayah Jawa Tengah

 Sabtu (31/7/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Vaksinasi untuk pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan unit induk PLN dan anak perusahaan di wilayah Jawa Tengah Sabtu (31/7/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SEMARANG– PLN menggandeng RS Bhayangkara Semarang dalam rangka melaksanakan 1.000 vaksin untuk pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan unit induk PLN dan anak perusahaan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kerja sama ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara PLN dengan stakeholder. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (31/7/2021) bertempat di PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) Semarang.

Hadir dalam acara ini General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng & D.I. Yogyakarta, M. Irwansyah Putra, Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Semarang AKBP drg. Jaka Kusnanta mewakili Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, dan Manager PLN UPDL Semarang, Helfberd Tampubolon.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, PLN mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Rumah Sakit Bhayangkara Semarang atas sinergi dan kerjasama sehingga terlaksana program vaksinasi hari ini,” ujar Irwansyah dalam sambutannya.

Baca Juga: Cari Rumah Murah? Ini Syarat Ajukan KPR Subsidi

Sebagai industri yang masuk dalam kategori kritikal, PLN telah mengambil kebijakan-kebijakan mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemi khususnya pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan membatasi mobilitas pegawai, optimasi kebijakan WFO 10%, hingga meningkatkan rasio vaksinasi.

Program 1.000 vaksin ini diharapkan dapat meningkatkan imunitas para pegawai dan tenaga alih daya sebagai ujung tombak PLN dalam bersentuhan langsung dengan pelanggan yang pada akhirnya meningkatkan pelayanan PLN kepada masyarakat khususnya di tengah pandemi Covid-19.

“Program sinergi vaksinasi ini adalah program vaksinasi lanjutan bagi seribu pegawai dan tenaga alih daya yang belum berpartisipasi dalam program vaksinasi sebelumnya,” imbuhnya.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut terbagi menjadi 2 tahap, tahap pertama diikuti sebanyak 50% pegawai dan tenaga ahli daya dari jumlah keseluruhan, sisanya akan dilaksanakan pada tahap kedua. Pembagian ini dilakukan karena sebagian tenaga alih daya harus menyelesaikan tugas pencatatan meter dan penagihan pada akhir bulan.

Baca Juga: BSI Muda Galakkan Sedekah 3 In 1, Sekali Bantu Untuk UMKM, Isoman, dan Ojol

Tetap Taat Prokes

Vaksinasi untuk pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan unit induk PLN dan anak perusahaan di wilayah Jawa Tengah   Sabtu (31/7/2021). (Istimewa)
Vaksinasi untuk pegawai dan tenaga alih daya di lingkungan unit induk PLN dan anak perusahaan di wilayah Jawa Tengah
Sabtu (31/7/2021). (Istimewa)

Sementara itu AKBP drg. Jaka Kusnanta menyambut baik kerja sama antara PLN dengan RS Bhayangkara Semarang ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen PLN yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada kami Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk melaksanakan vaksinasi kepada rekan rekan alih daya di PLN,” ungkap Jaka

Lebih lanjut ia berharap dengan vaksinasi ini juga akan membantu penanganan Covid-19 dengan terbentuknya herd immunity.

“Kami mengharapkan sinergi ini bisa terus berkelanjutan khususnya untuk pelayanan kesehatan, termasuk surat keterangan membuat SIM,” imbuhnya.

Baca Juga: Keren! Dari Uang Jimpitan, Warga Candirejo Klaten Mampu Beli dan Bagikan Bantuan Paket Cegah Covid-19

Vaksin tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan. Untuk itu, pelaksanaan vaksinasi harus tetap diringi disiplin menerapkan 4M dan melanjutkan budaya 3T.

“Kepada seluruh pegawai dan tenaga alih daya, kami mengimbau untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, baik saat ini, maupun setelah menjalani vaksinasi,” tutup Irwansyah

 

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Derita Petambak Bandeng di Pantura Jateng: Produksi Turun, Pasar Tak Pasti, Tapi Harga Pakan Tinggi

Kawasan pantai utara atau yang dikenal dengan jalur pantura seharusnya memiliki potensi produksi perikanan yang besar karena secara geografis, kota/kabupten di kawasan ini dekat dengan laut

Ternyata, Cakupan Vaksinasi Jateng Terendah di Pulau Jawa

Vaksinasi dosis I di Jateng baru mencakup 10.290.626 orang, atau sekitar 35,82% dari total sasaran 28.727.805 orang.

Waduh, 6,5 Juta Penduduk di Jateng Belum Jadi Peserta BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan berinovasi dengan menyediakan layanan secara online. Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN.

Seleksi Bintara TNI AD Kodam IV Diponegoro Sisakan 238 Pendaftar

Ratusan pendaftar calon bintara PK TNI AD menjalani pantukhir di Aula Jenderal Sudirman Rindam IV Diponegoro, Magelang.

69 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Klaster PTM di Jateng?

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah memunculkan klaster Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng).

Nikmatnya Sate Bumbon Khas Kendal, Bumbu Rempahnya Nampol Lur!

Kuliner khas Kedal sate bumbon mirip dengan sate maranggi, hanya saja kekuatan rasanya adalah manis dan gurih.

Duh, Vaksinasi 4 Daerah di Jateng Ini Masih Lemot

Empat daerah disebut Gubernur Ganjar Pranowo capaian vaksinasinya masih di bawah daerah lain di Jateng.

Ganjar Pranowo Dijuluki George Clooney Versi Jawa, Begini Profilnya

Begini profil Ganjar Pranowo yang dijuluki sebagai George Clooney dengan kearifan lokal.

Dibayangi Ancaman Sanksi PDIP, Begini Respons Ganjar

PDIP menebar ancaman akan memberi sanksi kepada anggotanya yang dideklarasikan jadi capres. Ancaman itu diyakini tertuju pada Ganjar Pranowo.

Sego Megono Khas Pekalongan Versi Sehat Cocok Buat Diet, Yuk Coba

Kuliner khas Pekalongan berupa sego megono kini ada versi sehatnya yang cocok untuk diet dengan jenis nasi yang berbeda.

Sepekan, Polda Jateng Amankan 900 Gram Sabu-Sabu

Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil menggagalkan peredaran total 900 gram sabu-sabu yang dilakukan lima tersangka dari lokasi yang berbeda.

Fadia Arafiq, Pedangdut dan Putri A Rafiq yang Jadi Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq yang menjabat sebagai Bupati Pekalongan adalah putri mendiang pedangdut senior A. Rafiq ini yang melejit karena single-nya yang berjudul Cik Cik Bum pada tahun 2000 silam.

Sudah Alami Kecelakaan, Belasan Pegawai RSUD Terancam Sanksi dari Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akan meminta keterangan terkait kecelakaan bus pariwisata yang ditumpangi belasan pegawar RSUD Wongsonegoro saat piknik di masa PPKM. Mereka terancam sanksi.

Kemenperin Minta Pabrik Rokok Segera Serap Tembakau Petani Temanggung

Petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik.

Senggol Bodi Truk, Pengendara Motor di Grobogan Tewas

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah berupaya menyalip truk di depannya di jalan lingkar utara Grobogan.

Warga Blora Senang Diajari Buat POC dan Pestisida Nabati oleh KKN UNS Tim 28

Mahasiswa KKN UNS Tim 28 mengajarkan pembuatan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan pestisida nabati di Dukuh Beran, Randublatung, Blora.