Sindiran Suporter Inter Milan untuk Juventus

Duel bertajuk Derby d’Italia itu benar-benar dimanfaatkan suporter garis keras Inter untuk mengejek Juve yang tersingkir di perempat final Liga Champions setelah dibekuk Ajax Amsterdam 17 April lalu. Hasil itu membuat Bianconeri kembali gagal mengangkat trofi Si Kuping Besar sejak 1996.

Sindiran Suporter Inter Milan untuk Juventus

SOLOPOS.COM - Suporter Inter Milan (Reuters-Daniele Mascolo)

Solopos.com, MILAN - “Oops..You Did It Again.” Begitu tulisan spanduk yang dibentangkan ultras Inter Milan saat timnya menjamu musuh bebuyutan, Juventus, di Giuseppe Meazza, Minggu (28/4/2019) dini hari WIB. Seusai membentangkan spanduk raksasa tersebut, konfigurasi yang membentuk tulisan “Game Over” giliran muncul di tribune Curva Nord, lengkap dengan logo Liga Champions di bawahnya.

Duel bertajuk Derby d’Italia itu benar-benar dimanfaatkan suporter garis keras Inter untuk mengejek Juve yang tersingkir di perempat final Liga Champions setelah dibekuk Ajax Amsterdam 17 April lalu. Hasil itu membuat Bianconeri kembali gagal mengangkat trofi Si Kuping Besar sejak 1996.

Selama pertandingan berlangsung, beberapa pendukung tuan rumah juga menunjukkan plakat yang sekilas berbentuk trofi Liga Champions. Hanya di bagian tengah semprotan pembersih itu ada tulisan Ajax, tim yang “menghapus” eksistensi Juve di Liga Champions musim ini.

Inter dan Juve memang dikenal memiliki rivalitas panjang di ajang Seri-A. Saling sindir atau perang psikologi (psywar) antarsuporter menjadi menu lazim ketika duel Derby d’Italia bergulir. Sayang upaya fans Inter untuk menjatuhkan mental lawan saat itu tak cukup berhasil setelah timnya hanya meraih hasil imbang 1-1.

Sempat unggul 1-0 lewat gol cepat Radja Nainggolan di menit ketujuh, Juve kemudian menyamakan kedudukan melalui Cristiano Ronaldo di menit ke-62. Itu sekaligus menjadi gol ke-600 Ronaldo di level klub.

Bek Juventus, Giorgio Chiellini, memilih masa bodoh dengan ulah suporter Inter. Dia menilai hasil pertandingan di atas lapangan lebih penting ketimbang hal lain. “Kami beruntung bisa memainkan pertandingan besar seperti ini karena kami akhirnya bisa melihat Juve yang sebenarnya," ujar Chiellini dilansir DAZN, Minggu.

"Tim yang selalu mendominasi Seri-A dan pertandingan malam ini jadi buktinya. Tapi kami tetap menghormati Inter. Soal apa yang terjadi di tribune saya tak mau berkomentar apa pun karena itu tidak penting bagi saya,” imbuhnya.

Hasil laga tersebut memang tak berpengaruh bagi Juve karena mereka telah menyegel scudetto musim ini. Namun bagi Nerazzurri, imbang melawan Juve membuat posisi mereka di peringkat tiga rawan tergusur. Sejauh ini Roma membuntuti di posisi keempat dengan selisih empat poin hingga pekan ke-34.

AC Milan juga bisa memangkas ketertinggalan dari Inter menjadi tiga poin jika mampu membekuk Torino, Senin (29/4/2019) dini hari WIB. “Kami memiliki kontrol pertandingan di babak pertama dan mengancam dalam banyak situasi. Sayang setelah jeda kami tak berhasil melakukannya. Juve lebih agresif dan kualitas kami kurang,” ujar Pelatih Inter, Luciano Spalletti.

Berita Terkait

Berita Terkini

800-an Calhaj Karanganyar Diusulkan Dapat Vaksin Covid-19 Dosis I

Kabupaten Karanganyar mendapat tambahan 790 vial atau setara 7.900 dosis vaksin Covid-19 pada Selasa (4/5/2021).

Tanpa Ampun, 264 Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Pos Cemoro Sewu Magetan

Sebanyak 254 kendaraan yang kebanyakan sepeda motor dipaksa putar balik di pos penyekatan Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.

SM dan YG Entertaintment Terlempar dari Saham Blue-Chip Korea, Ini Sebabnya

Dua dari tiga raksasa perusahaan hiburan di Korea yaitu SM serta YG Entertaintment tidak lagi masuk ke dalam klasifikasi blue-chip di perdagangan saham Korea.

Bagaimana Hukum Zakat Fitrah Bagi yang Tidak Mampu?

Bagaimana hukum membayar zakat fitrah bagi orang yang tidak mampu? Begini penjelasan dan jawaban dari Nahdlatul Ulama atau NU.

Inilah Kisah 3 Kerajaan Makhluk Gaib di Jembatan Comal Pemalang

Kisah ambruknya Jembatan Comal ini rupaya dianggap tidak wajar oleh masyarakat sekitar sehingga dikaitkan dengan kejadian mistis.

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam di Madiun Naik Jadi Rp36.000/Kg

Harga daging ayam di Kota Madiun fluktuatif selama Ramadan. Namun menjelang Lebaran ada kenaikan harga.

10 Berita Terpopuler : Pekerja di Boyolali Protes Gaji & THR Dicicil - Mudik Lokal Dilarang

Akasi unjuk rasa pekerja di Boyolali hingga pemerintah melarang mudik lokasi menjadi berita terpopuler Solopos.com Jumat pagi.

Jelang Lebaran, Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo Capai 3.664 Orang

Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo tembus di angka 3.664. Pada Kamis (6/5/2021), ada penambahan sebelas kasus positif Covid-19.

Ada Sanksi Bagi Pelanggar Larangan Mudik, Apa Itu?

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyebut bakal ada sanksi bagi pelanggar larangan mudik. Kira-kira apa ya?

Bikin Bangga! Santri Asal Mojokerto Jadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab

Pemuda sal Mojokerto, Rahmat Alfian Hidayat, berhasil lolos tes imam masjid besar di Uni Emirat Arab (UEA).

Pesona 1.001 Umbul di Klaten: Spot Snorkeling – Terapi Kesehatan

Inilah deretan umbul di Klaten yang menyimpan sejuta pesona alam nan indah sekaligus sebagai sumber mata air jernih yang menyehatkan.

Masih Pandemi, Konsumsi Masyarakat Solo Jelang Lebaran Cenderung Stabil

Harga bahan-bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Bengawan terpantau stabil pada pekan ketiga Ramadan.