Sincia 2571 Imlek, Ganjar Pranowo Mainkan Barongsai

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (25/1/2020), memainkan barongsai saat sincia atau Perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sabtu, 25 Januari 2020 - 20:50 WIB Penulis: Newswire Editor: Rahmat Wibisono | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi pemain barongsai saat Sincia atau Perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020). (Antara-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampil bermain barongsai saat Sincia atau Perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020).

Gubernur Ganjar Pranowo yang menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong semula hanya berdiri menyaksikan atraksi barongsai. Namun, dirinya tiba-tiba bergerak maju kemudian meminjam kepala barongsai dari salah seorang pemain.

Orang nomor satu di Jateng itu kemudian memainkan barongsai hitam tersebut dengan berlenggak-lenggok seperti pemain profesional sehingga membuat para pejabat langsung berdiri sambil tepuk tangan. Kesempatan itu tidak disia-siakan Ganjar yang langsung menuju ke tenda VIP sambil membuka mulut barongsai di hadapan para pejabat, salah satunya Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk meminta angpau.

Meski hanya sebentar, Ganjar menyadari bahwa bermain barongsai tidaklah semudah seperti yang terlihat karena butuh keterampilan dan kekompakan agar menghasilkan pertunjukan menarik. “Ternyata sulit, saya tadi bingung gimana cara memainkan agar mulutnya kebuka dan matanya berkedip,” kata Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar mengatakan bahwa kekayaan budaya dari agama, suku, ras, dan golongan di Indonesia berlimpah, apalagi masing-masing memiliki tradisi, seni, serta budaya menarik. “Seperti saat Imlek ini, ditunjukkan seni budaya dari Tionghoa yang disambut meriah masyarakat. Ini bagian dari kekayaan kita yang harus kita rawat dan lestarikan,” ujarnya.

Pertunjukan-pertunjukan semacam itu, lanjut Ganjar, harus dilestarikan bahkan dikembangkan sehingga akan menjadi magnet bagi para wisatawan untuk datang. “Sam Poo Kong saja setiap tahun sekarang 900.000 wisatawan berkunjung, 100.000-nya adalah wisatawan asing, mudah-mudahan semua bisa merawat dengan baik,” kata Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE jateng Seru! Ratusan Peserta Ikuti Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Danjen Kopassus 3 menit yang lalu

HEADLINE jateng Korban Meninggal dalam Kecelakaan Tol Semarang-Solo Bertambah, Total 6 Orang 2 jam yang lalu

HEADLINE jateng Polisi Periksa 7 Pengemudi Mobil dalam Kecelakaan Beruntun Tol Pejagan-Pemalang 6 jam yang lalu

HEADLINE jateng Asyik, Semarang Sediakan 250 Sepeda Motor Listrik untuk Wisatawan 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Mobil Tabrak Pohon di Depan Kodam Diponegoro, 1 Nyawa Melayang 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Pendukung Anies Baswedan Capres 2024 Gelar Deklarasi di Semarang 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Alpokat Kalibening, Varietas Ambarawa yang Pernah Dipamerkan di Istana Negara 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Polisi: Sopir Alami Microsleep 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Diduga Tenggelam, Nelayan Cilacap Tiba-Tiba Hilang saat Cari Benur 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kronologi Truk Bermuatan Kelapa Seruduk Sepeda Motor di JLS Salatiga 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Semarang & Kendal Diguyur Hujan Es, BMKG: Dipicu Awan Kumulonimbus 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Minibus Tabrak Truk di Tol Semarang-Solo, Ini Daftar Korban Meninggal 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Truk Muatan Kelapa Seruduk Sepeda Motor di Salatiga, Tiga Orang Meninggal 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Semarang - Solo, 5 Nyawa Melayang 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kecelakaan Maut di Tol Semarang - Solo: Minibus Sundul Truk, 5 Meninggal 1 hari yang lalu