Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Jawaban WHO
Ilustrasi orang berjemur. (Reuters/Chris Helgren)

Solopos.com, SOLO — Belakangan hari ini, beredar kabar bahwa sinar matahari bisa bunuh virus corona (Covid-19). Atas kabar itu, sejumlah orang rajin berjemur di bawah sinar matahari.

Terpukul Wabah Covid-19, Pengusaha Sragen Ini Terpaksa Tutup 4 Rumah Makan

Namun beenarkah sinar matahari bisa membunuh virus corona? World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia memiliki penjelasan soal itu.

WHO Indonesia, melalui akun Twitternya, @WHOIndonesia, Jumat (4/4/2020), menegaskan belum ada bukti spesifik sinar matahari bunuh virus corona.

"Tidak ada bukti spesifik yang menjelaskan sinar matahari membunuh coronavirus baru," tulis WHO Indonesia.

Cari Penghasilan Tambahan, Penggawa Persis Solo Ramai-Ramai Jadi Peternak Ikan

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, WHO juga menegaskan berjemur di bawah sinar matahari tak membuat virus corona ter-bunuh. WHO menegaskan virus corona dapat terbawa ke daerah apa pun, termasuk daerah dengan suhu panas dan lembab.

Prihatin Wabah Corona, Sukarelawan di Wonogiri Bikin Masker Kain Untuk Dibagikan Gratis

"Dari bukti sejauh ini, Covid-19 dapat menyebar di semua wilayah, termasuk wilayah dengan cuaca panas dan lembap. Terlepas dari iklim, terapkanlah langkah perlindungan di tempat Anda tinggal atau di tempat yang dilaporkan terjadi COVID-19. Cara terbaik untuk melindungi diri Anda dari Covid-19 adalah dengan membersihkan tangan Anda secara sering," imbuh WHO.

Sebelumnya, Luhut menyebut virus corona tak kuat dengan cuaca panas yang ada di Indonesia. Luhut mengklaim dari pemodelan yang dilakukan beberapa ahli di perguruan tinggi menghasilkan data virus corona tak tahan dengan cuaca panas Indonesia.

"Dari hasil modelling kita yang ada, cuaca Indonesia, ekuator ini yang panas dan juga. Humidity tinggi untuk Covid-19 ini enggak kuat," terang Luhut.

PNS Jadi Tersangka Pencurian 120 Boks Masker Dinkes Cilegon

Meskipun begitu, Luhut berpesan kepada masyarakat untuk betul-betul menerapkan pembatasan jarak atau dikenal dengan physical distancing untuk memutus rantai penularan virus corona.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho