Simpang 4 Jensud Solo Macet Setelah Dibuka, Ini Penjelasan Dishub

Pembukaan simpang empat Jl. Jenderal Sudirman (Jensud) Solo justru membuat kawasan itu macet dan bikin kesal warga. Kemacetan terjadi akibat alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) yang menyala tak teratur.

Simpang 4 Jensud Solo Macet Setelah Dibuka, Ini Penjelasan Dishub

SOLOPOS.COM - Kepadatan arus lalu lintas di Jl. Jenderal Sudirman, Solo, Selasa (22/1/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Pembukaan simpang empat Jl. Jenderal Sudirman (Jensud) Solo justru membuat kawasan itu macet dan bikin kesal warga. Kemacetan terjadi akibat alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) yang menyala tak teratur.

Terkait hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo melakukan evaluasi untuk membuat kawasan itu terbebas dari kemacetan. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Selasa (22/1/2019), mengatakan simpang tersebut dibuka dengan berbagai pertimbangan.

Dengan dibukanya water barrier diharapkan membuat arus lalu lintas dari berbagai arah cukup leluasa.

“Sebelumnya lancar-lancar saja arus lalu lintasnya. Mungkin karena masyarakat awalnya tidak tahu simpang itu sudah dibuka. Sekarang kendaraan dari arah utara dan timur memanfaatkan simpang itu sehingga padat. Kami juga memonitor masyarakat hingga ke media sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan saat ini APILL yang berada di simpang empat tersebut belum terkoneksi dengan ruang kontrol Dishub Solo. Namun, Dishub tetap dapat memantau kawasan itu melalui kamera pengawas yang terkoneksi.

Ia menegaskan setiap hari petugas Dishub Solo melakukan intervensi APILL dengan terjun langsung ke lapangan. Lama waktu nyala hijau APILL setiap waktunya menyesuaikan kondisi lapangan seperti pada waktu berangkat sekolah dan pulang kerja.

Menurutnya, saat ini APILL dari arah selatan yang menjadi pertemuan berbagai arus diberi waktu nyala hijau terlama yakni 40-45 detik menyesuaikan kondisi lalu lintas.

“Pemasangan APILL baru satu pekan, kami mohon masyarakat maklum. Kepadatan dari arah timur ke barat dapat dijadikan suatu hal yang positif dengan hal itu masyarakat berati telah memanfaatkan simpang tersebut. Dahulu sangat sepi maka kami beri waktu hijau yang sedikit,” ujarnya.

Menurutnya, akan ada rencana APILL terkoneksi dengan ruang kontrol Dishub Solo sehingga dapat dilakukan intervensi lampu APILL dengan cepat. Kepadatan lalu lintas dari arah selatan terjadi pada waktu pagi dan kepadatan lalu lintas dari arah timur dan utara terjadi pada siang hingga sore hari.

Anggota Staf Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Atnoko, mengatakan setiap hari terjadi perubahan lama waktu hijau di setiap APILL. Dari arah selatan lama waktu hijau yakni 40-45 detik, dari arah timur sekitar 10-15 detik, dan dari arah utara 15-20 detik.

Salah satu warga Kecamatan Banjarsari, Eddi Widodo, meminta waktu nyala hijau APILL dari arah timur ditambah. Menurutnya, saat melintas di jalan tersebut bisa terkena lampu merah hingga sepuluh kali.

Hal itu sangat merugikan masyarakat, terlebih banyak pengendara di Jl. Mayor Kusmanto itu yang sering keluar markah hingga tiga baris.

Berita Terkait

Berita Terkini

Rutan Solo Kerahkan Sipir Penjara Susuri Perkampungan Bagikan Sembako

Rutan Solo mengerahkan para sipir dan pegawai untuk berkeliling bagikan sembako kepada masyarakat terdampak pandemi corona.

Mantap! Desa Kemudo Klaten Gandeng Klinik dan Siapkan 16 Tracer Untuk Percepat Penanganan Covid-19

Upaya mempercepat pelacakan kontak erat diberlakukan di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, dengan menyiapkan 16 tracer.

Jonatan Christie Gagal Ikuti Anthony Ginting ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Jonatan Christie ditumbangkan tunggal putra China, Shi Yuqi, dengan dua game langsung 11-21, 9-21.

Keren! 6 Organisasi Mahasiswa Siap Bantu Penanganan Covid-19 Jateng

Mereka kemudian berdiskusi dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, terkait keterlibatan mahasiswa dalam penanganan Covid-19 di masyarakat.

Bantu UKM Kuliner, Fakultas Pertanian UNS Sosialisasi Keamanan Pangan Produk Frozen Food

Prodi llmu Teknologi Pangan Fakultas Pertanian (FP) UNS dengan melakukan sosialisasi keamanan pangan produk frozen food dan pengurusan izin edar MD bagi pelaku usaha kuliner di Solo.

Berbagi ke Warga Sekitar, Solo Grand Mall Bagi-bagi Paket Sembako

Puluhan paket sembako tersebut diserahkan secara oleh General Manager Solo Grand Mall, Bapak Bambang Sunarno, kepada warga Penumping.

AKBP Edy Suranta Sitepu Tak Lagi Menjabat Kapolres Klaten, Ini Pejabat Yang Baru

Kapolres Klaten diganti, AKBP Edy Suranta Sitepu sudah tidak lagi menduduki tersebut dan diganti pejabat baru per Rabu (28/7/2021).

Jos! Anthony Ginting Raih Tiket Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Anthony Sinisuka Ginting menang dua game langsung 18-21, 14-21 melawan pebulu tangkis tuan rumah Jepang, Kanta Tsuneyama.

Jelang Alih Status Jadi UIN, IAIN Salatiga Buka Program Doktoral

Rektor IAIN Salatiga Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag. menyebut kelak UIN Salatiga akan buka program vokasi sesuai kebutuhan masyarakat.

Pengumuman! Ruas Jalan di Kawasan Perkotaan Klaten Ditutup Mulai Pukul 20.00 WIB

Belasan ruas jalan di kawasan perkotaan Klaten mulai ditutup sejak pukul 20.00 WIB-05.00 WIB setiap harinya selama PPKM Level 4.

Positif Corona, 2 Pasangan Calon Pengantin Di Wonogiri Tunda Akad Nikah

Dua pasangan calon pengantin di Kecamatan/Kabupaten Wonogiri terpaksa menunda proses ijab kabul karena terkonfirmasi positif corona.

Sejarah Indonesia! Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020

Greysia Polii/Apriyani Rahayu mencetak sejarah sebagai ganda putri pertama Indonesia yang berhasil lolos ke babak semifinal Olimpiade.