SIDANG GUGATAN PENGELOLAAN LAHAN : Pemprov Jateng Gagal Hadirkan Saksi Sidang Gugatan Hak Pengelolaan Lahan

SIDANG GUGATAN PENGELOLAAN LAHAN : Pemprov Jateng Gagal Hadirkan Saksi Sidang Gugatan Hak Pengelolaan Lahan

SOLOPOS.COM - ilustrasi (JIBI/dok)

Sidang gugatan pengelolaan lahan PT Indo Perkasa Usahatama atas hak pengelolaan lahan milik Pemprov Jateng terus bergulir.

Solopos.com, SEMARANG-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah gagal menghadirkan saksi yang bakal dimintai keterangan dalam sidang gugatan PT Indo Perkasa Usahatama atas hak pengelolaan lahan milik pemerintah provinsi di utara Kota Semarang.

Kuasa hukum Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mia Amiati dalam sidang di Pengadilan Negeri Semarang di Semarang, Kamis, mengatakan sebenarnya ada lima saksi yang sedianya dimintai keterangan.

"Tadi sudah datang, tapi karena ada keperluan lain jadi mereka harus pergi," kata Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah itu, Kamis (21/5/2015).

Namun Mia tidak menjelaskan siapa saksi yang akan dihadirkan itu Atas ketidakhadiran saksi tersebut, Hakim Ketua Dwiarso Budi kemudian menunda sidang dan akan kembali menggelarnya pekan depan untuk memberi kesempatan tergugat ketiga, yakni PT PRPP menghadirkan saksi.

Dalam sidang tersebut, kuasa hukum PT IPU Agus Dwi Warsono meminta majelis hakim untuk meminta tergugat menghadirkan saksi yang sudah dimintai keterangan pada sidang sebelumnya.

Agus menilai keterangan saksi yang dihadirkan pihak pemerintah provinsi harus dibandingkan dengan alat bukti pembayaran asli yang dimiliki kliennya.

"Kami ingin cek ulang keterangan saksi dengan bukti yang kami miliki," katanya.

Namun permohon tersebut tidak disetujui dan sidang akan kembali dilanjutkan pekan depan dengan pemeriksaan saksi dari PT PRPP yang merupakan badan usaha milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu.

Pada kesempatan sebelumnya, PT IPU menggugat Gubernur Jawa Tengah Rp1,6 miliar atas perbuatan melawan hukum dalam hak pengelolaan lahan milik pemerintah provinsi di wilayah utara Kota Semarang yang dikuasakan terhadap perusahaan tersebut.

Tuntutan ganti rugi tersebut, terdiri atas Rp789 miliar gugatan materiil dan Rp 873 miliar gugatan imateriil.

Berita Terkait

Berita Terkini

Batik Qur'an di Kota Solo yang Bikin Takjub Santri Maroko

Batik Qur'an di Laweyan, Kota Solo yang Bikin Takjub Santri Maroko

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.