Mantan bupati Sragen Agus Fatchur Rahman menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (17/7/2019). (Antara-I.C. Senjaya)

Solopos.com, SEMARANG — Mantan bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, Rabu (17/7/2019), menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Semarang. Namun sidang dengan agenda pembacaan dakwaan itu gagal dilanjutkan.

Mantan bupati Sragen Agus Fatchur Rahman diseret ke kursi pesakitan pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) karena terjerat kasus dugaan korupsi dana kas daerah Kabupaten Sragen Tahun 2003-2011 yang ditaksir merugikan negara Rp11,2 miliar. Namun sidang perdananya gagal dilanjutkan karena Agus tidak didampingi penasihat hukum.

Ketua majelis hakim Sulistyono dalam sidang itu menunda sidang karena Agus duduk di kursi terdakwa tanpa didampingi penasihat hukum pada sidang perdananya. "Penasihat hukum baru bisa mendampingi nanti pada sidang kedua," kata Agus menjawab hakim.

Atas kondisi tersebut, hakim selanjutnya menunda sidang selama sepekan dengan agenda pembacaan dakwaan. Jaksa penuntut umum Agung Priyadi yang ditemui wartawan seusai persidangan menyatakan tidak mempermasalahkan penundaan tersebut.

"Sesuai dengan undang-undang memang mengharuskan terdakwa didampingi penasihat hukum saat menjalani sidang," ujarnya.

Ia mengatakan Agus sempat didampingi kuasa hukum selama menjalani pemeriksaan di kejaksaan. Agus Fatchur Rahman tersangkut perkara korupsi semasa menjabat sebagai wakil bupati Sragen. Kasus tersebut juga menjerat mantan bupati Sragen Untung Wiyono yang harus menjalani pidana selama tujuh tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten