Sidak Proyek Kantor BPBD, Wabup Klaten Peringatkan Kontraktor!

Nilai kontrak pembangunan Kantor BPBD yang disidak Wakil Bupati Klaten senilai Rp7,59 miliar dari APBD Klaten. Rentang waktu pengerjaan selama 180 hari dimulai sejak Juni 2021.

 Espos/Taufiq Sidik Prakoso

SOLOPOS.COM - Espos/Taufiq Sidik Prakoso

Solopos.com, KLATEN — Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya, mengingatkan kontraktor pelaksana proyek pembangunan Kantor BPBD Klaten mengejar target pembangunan. Proyek tersebut ditargerkan rampung pada 12 November 2021.

Hal itu disampaikan Yoga saat ditemui wartawan di sela inspeksi mendadak ke lokasi proyek pembangunan yang berada di Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah, Senin (27/9/2021).

“Terkait waktu harus tepat waktu, bangunan juga harus berkualitas. Saya berharap kontraktor harus profesional,” kata Yoga.

Baca Juga: Kakek-Kakek di Klaten Dapat Rp6 Miliar dari Proyek Tol Solo-Jogja, Buat Apa Uangnya?

Yoga menuturkan proyek pembangunan hingga kini relatif berjalan lancar dengan progres pembangunan 65 persen. “Nanti proyek pembangunan harus selesai pada 12 November 2021,” kata Yoga.

Proyek pembangunan Kantor BPBD dilaksanakan kontraktor asal Klaten dari PT Srigading Puspawangi. Nilai kontrak pembangunan Rp7,59 miliar dengan sumber dana dari APBD Klaten. Rentang waktu pengerjaan selama 180 hari dimulai sejak Juni 2021.

Baca Juga : Jadi Miliarder Gara-Gara Terdampak Proyek Tol, Kakek Klaten: Lihat Uang Jutaan Rupiah Saja Jarang!

Manajer proyek pembangunan Kantor BPBD Klaten, Tarmuji, mengatakan progres pembangunan sekitar 65 persen. Ada keterlambatan dari perencanaan sekitar 3 persen. Tarmuji menargetkan keterlambatan itu bakal terkejar dalam pekan ini.

“Dalam pekan ini semua pekerjaan terkait atap selesai. Setelah itu baru kami mengejar untuk pekerjaan lantai II,” tutur dia.

Tarmuji menjelaskan sejak dua pekan terakhir sudah menambah jumlah pekerja dan menerapkan sistem lembur. Sebelumnya jumlah pekerja sekitar 50 orang. Jumlah total pekerja saat ini sekitar 100 orang dengan pengerjaan proyek dilakukan hingga pukul 22.00 WIB. “Kami optimistis pembangunan bisa selesai tepat waktu,” jelas dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Bupati Sragen Minta Semua Pelayanan Publik Wajib Pakai PeduliLindungi

Bupati Sragen mengaku sulit untuk bisa memasang aplikasi PeduliLindungi karena harus mendapatkan izin dari Kemenkominfo.

Lampaui Target, Transaksi SGS 2021 Hampir Rp1 Triliun

Nilai transaksi selama pelaksanaan Solo Great Sale atau SGS 2021 sudah melampaui target yang ditetapkan senilai Rp800 miliar.

1.556 Keluarga di 4 Kecamatan di Sragen Krisis Air Bersih

Empat dati tujuh kecamatan langganan kekeringan di Sragen mengalami krisis air bersih. Tiga kecamatan lain sudah mentas.

Buntut Mahasiswa Meninggal, UNS Solo Bekukan Sementara Kegiatan Menwa

UNS Solo membekukan sementara kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) setelah ada satu mahasiswa yang meninggal seusai diklat Menwa.

Hampir 2 Tahun Tutup, Pasar Mbatok Kemuning Akhirnya Buka Lagi Lur

Pasar Mbatok di Kemuning, Ngargoyoso, sudah kembali beroperasi sejak Sabtu dan Minggu (23-24/10/2021) setelah tutup karena pandemi Covid-19.

Waduh! Buruh Sukoharjo Sebut Rumus Baru UMK Beratkan Pekerja

Serikat buruh Sukoharjo menilai penghitungan upah minimum kabupaten atau UMK 2022 mendatang justru memberatkan pekerja.

Kodim dan Polres Wonogiri Pastikan Bansos PKL dan Warung Tepat Sasaran

Kodim Wonogiri mengolah data penerima bansos BTPKLW dengan cara menyandingkannya dengan data induk di sistem.

Salurkan Bansos BTPKLW di Wonogiri, TNI-Polri Jamin Tak Ada Potongan

BTPKLW merupakan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat yang disalurkan kepada sasaran melalui institusi TNI dan Polri.

Mahasiswa UNS Solo Meninggal, Polisi Periksa Panitia dan Barang Bukti

Polisi belum dapat memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus mahasiswa UNS Solo yang meninggal dunia seusai mengikuti diklat Menwa.

Pinjol Ilegal Telan Korban di Boyolali, Kerugian Capai Rp400-an Juta

Polres Boyolali menerima lima laporan korban pinjol ilegal dengan total kerugian mencapai Rp400 juta.

Muhammadiyah Sragen Bangun MA Pertama, Ini Keunggulannya

Ponpes Darul Islam Muhammadiyah Sragen (Dimas) membangun MA Muhammadiyah pertama di Bumi Sukowati. Lulusannya akan dicetak menjadi ulama syariah.

Covid-19 di Klaten Landai, Operasi Yustisi Tetap Digelar di Pasar

Operasi yustisi menggandeng aparat keamanan sesuai dengan Instruksi Bupati (Inbup) Klaten No. 20/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 di Klaten.

The Power Of Emak-Emak, 2 Ibu Jabat Ketua RT di Jogonalan Klaten

Warga di RT 007/RW 004 dan RT 008/RW 004 Dukuh Bangunrejo Kidul, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Klaten, menggunakan energi emak-emak untuk dipilih sebagai ketua RT.

Dispora Petakan Potensi, Bakal Banyak Desa Wisata Sejarah di Sragen

Dispora Sragen berupata mengembangkan desa wisata baru dengan memetakan dan menggali potensi wisata sejarah di sejumlah wilayah.

Tambah 14 Siswa SMPN 8 Solo Positif Covid-19, Penutupan Diperpanjang?

Jumlah siswa SMPN 8 Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 14 siswa lagi berdasarkan hasil tracing pada 11 kasus sebelumnya.