Siapakah Leluhur Orang Jawa? Ini Asal-Usulnya

Inilah asal-usul leluhur orang Jawa yang menjadi suku terbesar di Indonesia.

 Ilustrasi baju adat Jawa. (Instagram)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi baju adat Jawa. (Instagram)

Solopos.com, SOLO Suku Jawa merupakan suku terbesar di Indonesia yang terkenal dengan pribadi orang-orangnya yang lembut, sopan, dan penuh tata krama. Bukan hanya di Jawa, masyarakat dari suku ini tersebar ke pelosok Indonesia bahkan hingga ke mancanegara. Namun, tahukah Anda siapa yang disebut sebagai orang dari Suku Jawa dan siapakah leluhur mereka?

Ada beberapa pendapat yang dapat dipakai untuk mendefinisikan siapa orang Jawa sebenarnya. Suseno (1984) menyebutkan bahwa orang Jawa adalah mereka yang menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa ibu. Selain itu orang yang secara genealogis berasal dari keturunan orang Jawa juga bisa disebut sebagai orang Jawa.

Baca juga: Misteri Gunung Tidar: Pakunya Tanah Jawa

Populasi suku ini menjadi yang paling besar di Indonesia. Berdasarkan perkembangan budaya, orang yang biasanya disebut sebagai kalangan Suku Jawa adalah warga Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dikutip dari Wikipedia, Rabu (1/12/2021), budaya Jawa mengutamakan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian dalam kehidupan sehari-hari. Budaya Jawa menjunjung tinggi kesopanan dan kesederhanaan. Budaya Jawa selain terdapat di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur terdapat juga di daerah perantauan orang Jawa yaitu di Jakarta, Sumatra, dan Suriname.

Baca juga: Cerita Orang Jawa & Melayu, Serumpun Tapi Tak Sama

Lantas, dari manakah orang Jawa berasal? Dihimpun dari berbagai sumber, sejumlah arkeolog termasuk Eugene Dubois asal Belanda meyakini orang Jawa merupakan keturunan manusia purba jenis Homo Erectus. Berdasarkan hasil penelitian diketahui tidak banyak perbedaan antara DNA manusia purba itu dengan manusia Jawa masa kini.

Sejumlah peneliti berasumsi cikal-bakal orang Jawa berkaitan dengan evolusi Homo erectus menjadi Homo sapiens. Berdasarkan catatan sejarah, sekitar 40.000 tahun lalu Jawa dan sebagian pulau di Nusantara sudah dihuni oleh Homo sapiens yang berasal dari ras Austromelanesid. Dengan demikian, manusia Jawa diperkirakan hidup sejak 2.168 tahun lalu.

Baca juga: Asale Orang Jawa, Keturunan Siapa?

Sementara menurut para sejarawan, asal-usul orang Jawa berkaitan dengan bangsa Yunani di China. Mereka meyakini manusia Jawa dan Yunani berasal dari satu rumpun, yaitu Austronesia. Selain itu masih banyak cerita lain yang berkembang terkait asal-usul orang Jawa.

Berita Terkait

Espos Plus

Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

+ PLUS Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Kesukaleraan menjalani rehabilitasi lebih efektif mengentaskan pencandu narkoba. Pendekatan hukum acap kali membuat pengguna narkoba tiarap dan enggan melaporkan diri ke institusi penerima wajib lapor.

Berita Terkini

+ PLUS Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Kesukaleraan menjalani rehabilitasi lebih efektif mengentaskan pencandu narkoba. Pendekatan hukum acap kali membuat pengguna narkoba tiarap dan enggan melaporkan diri ke institusi penerima wajib lapor.

Lokasi Kecelakaan Maut di Simpang Rapak Balikpapan Disebut-sebut Rawan

Kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim, Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA disebut-sebut rawan kecelakaan.

Menteri LHK Siti Nurbaya Surati Semua Gubernur soal Perubahan Iklim, Ini Isinya

Perpres No. 98/2021 telah diundangkan sebagai implementasi pengendalian perubahan iklim serta untuk mendorong dan menata pemanfaatan Nilai Ekonomi Karbon (NEK).

+ PLUS Angka Putus Kuliah Masih Tinggi, Alasan Bantuan UKT Perlu Dilanjutkan

Penyaluran bantuan uang kuliah tunggal [UKT] perlu terus digulirkan mengingat angka putus kuliah yang tergolong tinggi.

Polisi Sebut Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Balikpapan 4 Orang

Polisi merevisi data korban meninggal akibat kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim, Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA.

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Pengakuan Sopir Truk Tronton

Sopir truk tronton yang terlibat kecelakaan maut di Jl. Soekarno-Hatta Kilometer 0, kawasan Turunan Rapak atau Turunan Kilo Kota Balikpapan, Kaltim menuturkan kejadian sebelum kecelakakan.

Innalillahi! Truk Tronton Tabrak 20 Mobil dan Motor, 5 Orang Meninggal

Kecelakaan maut terjadi di lampu merah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WITA sehingga menyebabkan 5 orang meninggal, 1 orang kritis, dan 13 orang luka berat.

Heroik! Warga Tonga Selamat dari Tsunami Seusai Berenang 27 Jam di Laut

Seorang pria warga Tonga bernama Lisala Folau, 57, mengaku berenang sekitar 27 jam setelah tersapu ke lautan selama tsunami dahsyat pada Sabtu (15/1/2022).

Bantah Tuduhan KPK, Begini Respons Hakim PN Surabaya Pascaterjaring OTT

Hakim PN Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat, menolak tuduhan KPK pascaterjaring OTT terkait kasus suap yang menjeratnya saat ini.

Begini Kronologi OTT KPK Kasus Suap Hakim dan Panitera PN Surabaya

KPK membeberkan kronologi OTT kasus suap melibatkan hakim dan panitera pengganti di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Rabu (19/1/2022).

10 Berita Terpopuler: Pesona Kemukus Sragen dan Kunker Puan ke Soloraya

Ulasan rombongan 12 bus pariwisata dari Magelang mengunjungi Gunung Kemukus di Sragen, Rabu (19/1/2022) dan kunker Puan Maharani ke Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (21/1/2022).

Solopos Hari Ini: Tantangan Meramaikan Pasar Legi

Ketua DPR Puan Maharani bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan bangunan baru Pasar Legi Solo.

Kabar Duka, Siswa Terjatuh ke Laut Saat PKL di Kapal

Siswa SMK itu diduga terjatuh saat melakukan aktivitas di kapal, dan pada saat bersamaan cuaca sedang hujan.

Ini Kode Praktik Suap yang Dipakai Hakim dan Panitera PN Surabaya

Komunikasi di antaranya dilakukan melalui sambungan telepon dengan menggunakan istilah “upeti” untuk menyamarkan maksud dari pemberian uang.

Terburu-Buru Mewujudkan Ibu Kota Baru Negara

Pembahasan hingga pengesahan RUU IKN menjadi undang-undang hanya butuh waktu 42 hari. Lokasi calon ibu kota baru bukan daerah tak bertuan. Di sana banyak konsesi pertambangan dan kehutanan.

+ PLUS Studi Kasus Pelakor Serta Alasan Pria Memilih Berselingkuh

Sejumlah wanita yang mendapat label pelakor blak-blakan menyangkut hubungan terlarang dengan suami orang menjadi objek penelitian.