Moise Kean (Reuters-Massimo Pinca)

Solopos.com, TURIN — Cedera yang dialami Cristiano Ronaldo tampaknya benar-benar menjadi berkah terselubung bagi Juventus. Untuk kesekian kali, striker pelapis mereka yakni Moise Kean kembali memancarkan pesona lewat golnya. Kini giliran gawang AC Milan yang dijebol untuk mengantarkan Juventus menang 2-1 di Allianz Stadium, Sabtu (6/4/2019) malam WIB.

Tambahan satu gol di laga tersebut membuat Kean mengoleksi lima gol hanya dari tujuh laga yang dijalaninya di Seri-A. Padahal, Kean memulai lima dari tujuh pertandingan itu sebagai pemain pengganti. Kean pun kini menjadi pemain dengan rasio menit per gol terbaik di lima kompetisi teratas Eropa saat ini. Striker 19 tahun itu rata-rata membuat satu gol setiap 47 menit.

Konversi gol Kean juga menjadi yang terbaik kedua di lima kompetisi top Eropa yakni 42%. Cuma Enzo Crivelli (Caen) yang punya konversi tembakan menjadi gol lebih besar (43%). Saat melawan Milan, Kean kembali menjadi senjata rahasia dari bangku cadangan. Baru dimainkan sejak menit ke-66 menggantikan Paulo Dybala, Kean hanya butuh 18 menit untuk menjebol gawang Pepe Reina sekaligus membuat Juve mengunci kemenangan 2-1.

Juventus sempat tertinggal lewat gol Krzysztof Piatek di menit ke-39 sebelum disamakan lewat gol penalti Dybala di menit ke-60. “Dia [Kean] bermain dengan sangat baik,” puji Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri seperti dilansir juventus.com.

Meski belum genap 20 tahun, Kean memang telah menunjukkan naluri pembunuh berdarah dingin. Golnya ke gawang Milan menunjukkan insting mencetak gol kelas wahid. Hanya butuh sejenak mengontrol bola seusai mendapat umpan Miralem Pjanic, Kean melepaskan tembakan keras ke pojok bawah gawang yang sulit dijangkau Reina.

Gol itu menjadikannya pemain kedua Juve di bawah 20 tahun yang mampu mengemas minimal lima gol dalam satu musim Seri-A. Sebelum Kean, Paul Pogba telah melakukannya untuk Nyonya Tua. Meski tengah moncer, Allegri mewanti-wanti publik agar tak menaruh beban terlalu berat di pundak Kean.

“Biarkan dia bermain dengan tenang. Dia harus terus mengembangkan aspek teknik dan mentalitasnya.” 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten