Deretanlampu menambah eksotisme taman di depan Pemkab Klaten.(Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Taman di depan Pemkab Klaten ditargetkan menjadi pusat keramaian baru. Taman tersebut bakal dilengkapi fasilitas wifi.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan pembuatan taman di depan Pemkab dilakukan untuk mendukung program kota bunga sejuta warna. “Saya ada program baru yakni kota bunga sejuta warna. Kantor bupati itu menjadi titik sentralnya, memberikan contoh bahwa dibikin taman yang memang memperindah kantor di Klaten. Saya harapkan ini bisa diikuti kantor lainnya,” kata Mulyani saat ditemui wartawan di sela-sela mendatangi taman depan Pemkab, Jumat (21/12/2018).

Soal anggaran pembuatan taman, Mulyani mengatakan kurang dari Rp200 juta termasuk puluhan tiang lampu yang berderet di sepanjang taman depan pemkab. Berdasarkan pantauan, ada 27 tiang lampu berderet di kawasan tersebut. Panjang kawasan depan pemkab sekitar 100 meter. Masing-masing tiang berisi dua lampu. Sehingga, total lampu yang terpasang di puluhan tiang itu sebanyak 54 lampu. Masing-masing lampu berdaya 18 watt. “Saya justru meminta seluruh OPD agar bunga yang dipilih itu bunga-bunga jadul saja seperti tapak doro atau kembang sepatu serta tahan terhadap kondisi cuaca sehingga murah pemeliharaannya seperti pucuk merah,” urai dia.

Mulyani menjelaskan taman segera dilengkapi kursi serta fasilitas wifi. Ia berharap kawasan depan pemkab menjadi pusat keramaian baru. “Saya sudah meminta agar taman ini dilengkapi bunga melati sesuai nama pendiri Klaten yakni Eyang Melati. Harapannya kawasan ini menjadi jujukan anak-anak muda, menjadi tempat rekreasi baru, murah meriah, dan tentunya mengenalkan kantor Pemkab,” tutur dia.

Soal puluhan tiang lampu yang berderet di sepanjang kawasan tersebut, Mulyani menegaskan bukan pemborosan. “Kami harus memperindah kota sendiri. Walau ada biaya untuk pembangunan taman atau pemasangan lampu tetapi tidak boros-boros banget. Tentunya kalau mau memperindah Klaten juga harus berkorban,” urai dia.

Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Mudzakir, mengatakan taman yang ada disepanjang depan pemkab dibuat menggunakan APBD Perubahan 2018 dengan anggaran kurang dari Rp200 juta. “Penambahan bangku di sepanjang kawasan itu wacananya pada 2019 nanti,” kata Mudzakir


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten