Siap-Siap, Tahun Ini Jokowi akan Hentikan Ekspor Timah dan Bauksit

Jokowi akan memerintahkan BUMN untuk mengolah timah dan bauksit menjadi produk yang bernilai tinggi.

 
Presiden RI Joko Widodo memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional 2022 di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7/2022). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

SOLOPOS.COM - Presiden RI Joko Widodo memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional 2022 di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7/2022). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Solopos.com, JAKARTA–Pada 2022 ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia akan menghentikan ekspor timah dan bauksit, setelah sebelumnya menghentikan ekspor nikel.

Menurut Jokowi, hal itu dilakukan untuk mendorong percepatan transformasi ekonomi menuju ekonomi yang memiliki nilai tambah.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

“Setelah nikel ini, meskipun belum rampung di WTO, akan kita setop lagi, tahun ini mungkin timah atau bauksit setop,” kata Jokowi dalam acara Silaturahmi di PPAD, Sentul, Jawa Barat, dikutip dari Youtube Setpres, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: 4 Fondasi Pendongkrak Daya Saing Indonesia Versi Presiden Jokowi

Jokowi mengatakan dirinya akan memerintahkan BUMN untuk mengolah timah dan bauksit menjadi produk yang bernilai tinggi. BUMN nantinya dapat bekerja sama dengan swasta.

“Kalau BUMN sama swasta belum siap teknologinya, mengambil partner enggak apa-apa. Partner asing untuk transfer teknologi enggak apa-apa, kenapa kita alergi? Tapi pabrik, industrinya ada di dalam negeri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan sejak zaman VOC, Indonesia selalu mengekspor bahan minerba mentah.

Menurut dia, hal tersebut harus segera dihentikan meski nantinya Indonesia harus menghadapi gugatan dari sejumlah negara.

“Kita sejak zaman VOC, ekspornya bahan mentah. Bahan mentah, memang itu paling enak. Batu bara keruk langsung kirim bahan mentah, nikel keruk kirim bahan mentah, tembaga keruk, Freeport kirim bahan mentah. Bertahun-tahun kita menikmati itu dan lupa menyiapkan fondasi industrialisasinya,” ujarnya.

Baca Juga: Blak-Blakan Presiden Jokowi: Kita Terlalu Lama Hidup di Zona Nyaman

Jokowi mencontohkan Indonesia selama bertahun-tahun mengekspor bahan mentah nikel.

Dia menyebut pada 2014 nilai ekspor bahan mentah nikel hanya US$1,1 miliar atau sekitar Rp15 triliun per tahun.

Namun, begitu ekspor bahan mentah dihentikan dan nikel diolah menjadi produk yang bernilai tinggi, nilai ekspor melambung menjadi Rp300 triliun di 2021.

“Tapi kita digugat di WTO oleh Uni Eropa, dibawa ke WTO, digugat. Saya sampaikan kepada mereka silakan digugat, akan saya hadapi. Indonesia akan hadapi,” tegas Jokowi.

Jokowi mengatakan sampai sekarang, gugatan itu belum selesai karena Indonesia juga mengajukan alasan-alasan yang juga masuk akal.

Baca Juga: Neraca Perdagangan April 2022 Surplus, Ini Produk Ekspor Andalan RI

Dia menyatakan Indonesia berhak memutuskan untuk mengolah hasil tambangnya sendiri.

“Barang-barang kita sendiri, nikel-nikel kita sendiri, kenapa Uni Eropa ramai dan menggugat? Karena industri baja mereka menjadi tidak ada yang memasok bahan bakunya, industrinya beralih ke Indonesia,” ujarnya.

Presiden pun mengungkapkan manfaat yang dapat diperoleh Indonesia dari melakukan industrialisasi.

Pertama, pajak kepada pemerintah akan melompat.

Kedua, lapangan kerja juga ada di Indonesia, bukan di negara lain.

Dia menyebut industrialisasi akan membuka lapangan pekerjaan yang sangat banyak.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Jokowi Beri Sinyal Setop Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Antam dan UBS Naik! Cek Harga Emas Pegadaian, Kamis 6 Oktober 2022

      Harga emas yang dijual di Pegadaian, Kamis (6/10/2022) hari ini kompak naik untuk cetakan Antam dan cetakan UBS.

      IHSG Diprediksi Rawan Terkoreksi, Saham Perbankan Tetap Dicari

      Tim riset MNC Sekuritas menyatakan IHSG bergerak cenderung flat dan ditutup pada level 7.075. Adapun pergerakan IHSG masih berada di atas MA60.

      Inovasi Baru dari Sragen, Pasta Kapur Pengganti Malam Batik

      Inventor asal Kabupaten Sragen, Dwys Apga Kartiyanto membawa inovasi baru dunia seni dan fashion dalam Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2022.

      Bisa Terhindar dari Macet, Cek Jadwal KRL Commuterline Solo-Jogja Hari Ini

      Informasi jadwal keberangkatan Commuterline atau yang lebih dikenal KRL Solo-Jogja perlu diketahu bagi para pelaju dan warga yang ingin jalan-jalan. 

      Mengintip Kebijakan Pemerintah Norwegia yang Sukses Kembangkan Mobil Listrik

      Keseriusan Norwegia untuk mengembangkan mobil listrik sudah dimulai sejak 1990-an lewat berbagai kebijakan. Kini, Norwegia bersiap menjadi negara pertama yang hanya akan menjual mobil listrik pada 2025.

      Pisalin Luncurkan Seri Produk Baru, Sepet Madu

      Pisalin by Tokosolopos kembali meluncurkan seri produk terbarunya. Diberi nama seri Sepet Madu, kali ini Pisalin menampilkan busana kebaya batik dengan berbagai model.

      Menikahi Catherine Wilson dengan Mas Kawin Mahal, Segini Kekayaan Idham Mase

      Idham Mase resmi menikah dengan artis Catherine Wilson dengan mas kawin mahal. Lantas berapa total kekayaan Idham Masse yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan itu?

      Kabar Gembira untuk Pencinta Toyota, Nasmoco Bagi-Bagi SUV di Akhir Tahun

      Dealer resmi Toyota di Jawa Tengah dan DIY tersebut akan bagi-bagi mobil SUV untuk bisa dibawa pulang secara cuma-cuma oleh konsumen yang beruntung.

      Infrastruktur Butuh Rp6.445 Triliun hingga 2024, APBN Hanya Penuhi 37%

      Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban menyebutkan pembangunan infrastruktur di Indonesia sepanjang 2020 sampai 2024 membutuhkan dana sebesar Rp6.445 triliun.

      Winter Tech, Si Biang Kerok Startup Lakukan PHK Besar-Besaran

      Winter tech atau masa stagnasi dalam kemajuan teknologi dianggap sebagai biang kerok banyaknya perusahaan startup yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran.

      Pemkot Solo Bersama STP akan Fasilitasi Inventor Pemenang Krenova 2022

      Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menghilirisasi produk-produk inovatif hasil Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2022.

      Strategi BRI Capai Net Zero Emission, Pakai Mobil Listrik sampai Green Building

      Penggunaan sumber daya ramah lingkungan dan energi baru terbarukan (EBT) oleh BRI secara gradual akan terus ditingkatkan.

      BPOM Ungkap 26 Juta Pcs Obat Tradisional Ilegal, Sebagian Besar Dijual Online

      BPOM menemukan sebanyak 26 juta pcs obat tradisional dan suplemen kesehatan ilegal dengan nilai lebih dari Rp540 miliar.

      Tiap Bulan, 817.000 Meter Kubik Air PDAM Solo Hilang

      Air hilang atau non-revenue water (NRW) adalah air yang tidak berekening atau tak bisa diuangkan.

      Antam dan UBS Kompak Naik! Cek Harga Emas Pegadaian, Rabu 5 Oktober 2022

      Harga emas yang dijual di Pegadaian, Rabu (5/10/2022) hari ini kompak naik untuk cetakan Antam dan cetakan UBS.