Tutup Iklan

Siap-Siap! Pemerintah akan “Hapus” PNS Gaptek

Siap-Siap! Pemerintah akan “Hapus” PNS Gaptek

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Pemerintah ingin “menghapus” PNS gaptek dengan pelatihan IT.

Solopos.com, JAKARTA — Pemerintah menyiapkan pelatihan teknologi informasi dalam jaringan untuk pegawai negeri sipil (PNS) agar dapat meningkatkan kompetensi setiap aparatur negara di bidang tersebut.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur, mengatakan pemerintah sedang berupaya membangun pelayanan publik yang berbasis teknologi informasi. Untuk itu, diperlukan pelatihan khusus agar pegawai menguasai teknologi yang akan digunakan nantinya.

“Jangan sampai ada PNS yang tidak tahu teknologi informasi, karena semua sekarang sudah berbasis IT,” katanya, Jumat (21/10/2016).

Asman menuturkan pengembangan IT di pemerintahan dilakukan untuk mendukung penerapan e-government. Kencangnya perkembangan IT akan dimanfaatkan pemerintah, untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien.

Menurutnya, untuk mendukung program tersebut pemerintah memerlukan sumber daya manusia yang berkompeten. Nantinya, pemerintah akan memberdayakan seluruh lembaga pelatihan, agar dapat meningkatkan kemampuan pegawai.

“Kami akan terus meningkatkan kemampuan pegawai. Mungkin nanti akan ada kursus selama tiga atau enam bulan secara reguler,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Mantan Bupati Sragen Promosikan Ivermectin Sebagai Obat Covid-19, Terbukti Ampuh?

Bupati Sragen periode 2001-2011, Untung Wiyono, mempromosikan Ivermax 12 atau Ivermectin sebagai obat penyembuh Covid-19. Obat itu diklaim ampuh.

Kasus Kematian Covid Tanpa Komorbid Tinggi

Angka kematian pasien Covid-19 di Klaten masih tinggi. Tak hanya pasien dengan komorbid atau penyakit penyerta, pasien yang meninggal tanpa komorbid sebesar 35%.

Vaksin Bikin Tubuh Aman dari Covid-19? Cek Faktanya

Vaksin Covid-19 bukanlah satu-satunya alat yang dapat melindungi tubuh dari infeksi virus corona.

Dua Juru Parkir Liar di Kota Madiun Diringkus Polisi

Dua juru parkir liar ditangkap Polres Madiun Kota dalam pemberantasan aksi premanisme dan pungli.

Duh! Petani Tembakau di Klaten Terancam Gagal Panen Gara-Gara Cuaca Tak Menentu

Sejumlah petani tembakau di Klaten dilanda kegalauan. Cuaca yang tak menentu mengakibatkan tanaman tembakau tak tumbuh secara optimal.

Isolasi Lokal di Gedawung Baturetno Wonogiri Selesai, Warga Siraman Pakai Air Kendi

Isolasi lokal yang diterapkan di Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kecamatan Baturetno, Wonogiri telah selesai, Selasa (22/6/2021).

Lezatnya Suboli Pizza, Pizza Susu Khas Boyolali

Di Boyolali, terdapat kuliner khas yakni pizza susu dan dikenal dengan nama Suboli Pizza. Makanan ini biasanya dijual di Jl Pandan Arang, Boyolali.

Warga Kerja Bakti Bersihkan Makam di Mojo, Kapolresta: Budaya Wong Solo!

Jajaran Polresta Solo, TNI, dan Ormas membersihkan dan memperbaiki makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (23/6/2021).

Soal Perizinan Sekolah, Ini Kata Kepsek Bocah Perusak Makam di Mojo Solo

Pihak Kuttab atau lembaga pendidikan dasar tempat 10 anak yang merusak makam di Mojo, Solo, mengatakan sudah mengajukan perizinan sekolah kepada Kemenang.

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Tugurejo Semarang Akhirnya Dirikan Tenda Darurat

RSUD Tugurejo mulai kehabisan ruang isolasi pasien Covid-19 sejalan membeludaknya pasien. Mereka kini mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien.

10 Bocah Merusak Makam di Mojo Solo, Ini Penjelasan Sekolah

Pihak sekolah tempat 10 bocah pelaku perusakan makam di Solo membantah mengajarkan intoleransi.

Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Dilockdown

Kantor Imigrasi Madiun ditutup sementara karena seorang pegawainya positif Covid-19. Kantor akan buka kembali pada Senin (28/6/2021).