Siap-Siap! Mudik ke Banyumas saat Libur Nataru Bakal Dikarantina

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan tempat karantina bagi warga atau pendatang yang mudik ke wilayahnya saat libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru.

 Tempat karanitan di GOR Banyumas, Purwokerto. (Liputan6.com/Humas Pemkab Banyumas)

SOLOPOS.COM - Tempat karanitan di GOR Banyumas, Purwokerto. (Liputan6.com/Humas Pemkab Banyumas)

Solopos.com, PURWOKERTO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) telah menyiapkan tempat karantina guna mengantisipasi kemungkinan ada warga yang nekat mudik ke wilayahnya saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan ada tiga lokasi yang disiapkan sebagai tempat karantina, dengan kapasitas mencapai 1.500 tempat tidur.

“Kami siapkan GOR [Gelanggang Olahraga] Satria, ada tiga tempat di sana. Kapasitas totalnya 1.500 tempat tidur,” ujar Bupati Banyumas Achmad Husein dikutip Liputan6.com, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: Gibran Larang ASN Solo Mudik Saat Libur Nataru

Terkait dengan rencana pengaktifan tempat karantina tersebut, pihaknya akan merapatkannya lebih dahulu dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Banyumas pada Rabu (1/12/2021).

Dengan demikian, kata dia, mekanisme pengelolaan tempat karantina tersebut akan diketahui setelah rapat dengan Forkompimda Kabupaten Banyumas. “Kira-kira sama seperti dulu [saat Lebaran 2021] Begitu ada warga yang mudik, laporan, lalu diambil, dan dibawa ke tempat karantina,” katanya.

Bagi keluarga yang ingin menengok peserta karantina di GOR Satria, Pemkab Banyumas pun akan memberikan batasan berupa jeruji besi.

Sementara itu terkait penerapan PPKM Level 3 di Banyumas saat masa libur Nataru, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, Pemerintah Kabupaten Banyumas akan mengikuti aturan dari pemerintah pusat.

Baca juga: Bupati Banyumas Takut Kena OTT, Ini Kata Gubernur Ganjar

“Kita sesuai aturan yang berlaku di PPKM level 3 saja. Ngapain repot-repot bikin aturan sendiri,” kata Bupati Banyumas.

Pihaknya tidak akan memodifikasi atau menambah aturan karena akan merepotkan masyarakat “Sesuai dengan aturan yang ditentukan pemerintah pusat saja,” kata dia.

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

+ PLUS Pranata Mangsa dalam Jejak Ilmu Astronomi di Balik Kemegahan Borobudur

Pembangunan Candi Borobudur disebut menunjukkan Matematika kuno dan telah mempertimbangkan ilmu Astronomi.

Hendak Salip Truk, Pengendara Motor di Pati Meninggal

Kecelakaan maut menimpa seorang pengendara motor di Kabupaten Pati yang terlindas truk saat berusaha menyalip truk dari sisi kiri.

Mahasiswa UKSW Ikuti MBKM, 4 Bulan Dampingi 13 Sekolah di Kupang

UKSW menyerahkan langsung ke-13 mahasiswa yang ikut MBKM kepada Bupati Kabupaten Kupang di Kantor Bupati Kabupaten Kupang, Selasa (11/01/2022).

Gunung Srandil di Cilacap Menjadi Pepunden Tertua di Tanah Jawa

Gunung Srandil tidak hanya terdapat petilasan leluhur, tetapi juga termasuk pepunden tertua di Tanah Jawa.

Asale Gunung Srandil Cilacap, Ada Petilasan Ki Semar Leluhur Tanah Jawa

Inilah asal mula nama Gunung Srandil Cilacap yang terdapat petilasan leluhur tanah Jawa, Ki Semar.

Hadirkan Semangat UMKM Lokal di Semarang, Ini Promo dari ShopeePay

ShopeePay, selaku penyedia layanan pembayaran digital menghadirkan program Semangat UMKM Lokal di Semarang dengan menawarkan promo diskon berbelanja di sentra UMKM.

Pria Tanpa Busana Meninggal di Kamar Hotel Kudus, Polisi Temukan Ini

Penemuan mayat pria tanpa busana di sebuah hotel di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), membuat warga geger.

Goa Jatijajar, Wisata Hits Kebumen Sejak Era Kolonial

Di dalam dinding Goa Jatijajar Kebumen, Jawa Tengah, ditemukan banyak coretan nama orang dari aspal cair.

Misteri Sosok Ki Semar Disebut Leluhur Tanah Jawa

Asal usul tentang Semar yang diyakini sebagai leluhur tanah Jawa masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Mahasiswa Fisikom UKSW Terbitkan Buku Sepak Terjang Organisasi Wanita Salatiga

Penerbitan buku ini merupakan salah satu output penyelenggaraan Pembelajaran Lapangan Terpadu (PLT) yang diadakan Fisikom UKSW tahun 2021.

Unik, Soto Tamanwinangun Khas Kebumen Gak Pakai Ayam & Sapi

Berbeda dengan soto pada umumnya yang menggunakan daging ayam, Soto Tamanwinangun khas Kebumen ini justru menggunakan daging entok sebagai daging suwirannya.

Polisi Tangkap 2 Wanita Bos Arisan Online di Jateng, Tipu Korban Rp4 M

Aparat Ditreskrimsus Polda Jateng menangkap dua wanita yang menjadi bandar arisan online di Semarang dan Demak.

Gua Semar, Pertapaan Soeharto Cari Wangsit untuk Jadi Presiden

Gua Semar menjadi salah satu pertapaan yang dikunjungi almarhum Soeharto sebelum naik menjadi Presiden Indonesia.

Siapa Ki Semar Leluhur Tanah Jawa? Inikah Jawabannya?

Sosok Ki Semar yang dianggap sebagai leluhur tanah Jawa memiliki beragam versi tentang asal-usulnya.

Jelajah Goa Jatijajar, Surga Perut Bumi

Goa Jatijajar di Kebumen, Jawa Tengah, disebut sebagai surga perut Bumi karena menyimpan keindahan stalaktit dan stalagmit yang luar biasa.