Siap-Siap! Bioskop di Semarang Bakal Buka Lagi Pekan Depan
Pj. Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto, memberikan sembako ke warga yang patuh mengenakan masker saat operasi yustisi di Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (20/10/2020). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG -- Pemerintah Kota Semarang akan mengizinkan bioskop beroperasi kembali di masa pandemi Covid-19. Rencananya, bioskop dibuka kembali pekan depan.

Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj.) Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto, di sela operasi protokol kesehatan di Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Selasa (20/10/2020). "Kemungkinan [buka] pekan depan. Ini sudah ada tujuh bioskop yang mengajukan untuk buka kembali," ujar Tavip.

Ia mengatakan dari tujuh gedung bioskop yang mengajukan izin beroperasi kembali itu belum tentu semuanya dikabulkan. Mereka harus lebih dulu memenuhi berbagai persyaratan. Persyaratan itu antara lain menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada pengunjung, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan menyediakan cuci tangan.

Hendar Prihadi Viral Gara-Gara Nyanyi Tanpa Masker

"Selain itu, bioskop yang buka juga harus menerapkan simulasi. Kebetulan pekan lalu sudah dilakukan simulasi," ujar Tavip.

Dia mengatakan nantinya bioskop yang diizinkan buka pada masa pandemi Covid-19 juga harus mendapat rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, serta Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang.

Beroperasinya kembali bioskop ini tentunya menjadi tantangan bagi Pemkot Semarang dalam penanganan kasus Covid-19. Kini kasus Covid-19 di ibu kota Jateng tersebut mulai menurun.

Tolak Omnibus Law & UMK 0%, Buruh Semarang Buka Tenda Perjuangan

Dikutip dari situs siagacorona.semarangkota.go.id, total kasus positif Covid-19 di Kota Semarang saat ini mencapai 9.486. Perinciannya, 455 orang masih menjalani perawatan, 8.165 orang dinyatakan sembuh, dan 866 orang meninggal dunia.

Sementara itu data dari laman covid19.go.id/peta-risiko, Semarang saat ini masuk kategori zona oranye atau risiko persebaran Covid-19 sedang. Meski demikian, data yang ditampilkan laman tersebut berdasarkan data kasus per 11 Oktober 2020.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom