Kategori: Sleman

Siaga Natal, Polda Siapkan 3.500 Personel


Solopos.com/Sunartono/JIBI/Harian Jogja

Solopos.com, SLEMAN-Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap mengantisipasi teror jelang Natal dan Tahun Baru 2013. Sedikitnya 3.500 personel disiagakan untuk menjaga objek vital termasuk gereja. Perkuatan personel disiapkan dalam gelar pasukan Operasi Lilin Progo 2013 di Mapolda DIY, Sabtu (21/12/2013).

Kapolda DIY Brigjen Haka Astana menegaskan wilayah DIY masih relatif aman. Beberapa hal yang termasuk ancaman dalam Operasi Lilin Progo tahun ini adalah kemacetan serta beberapa gereja yang masih memiliki masalah secara internal maupun eksternal.

Terkait hal itu, mekanisme pengamanan akan diback up Mabes Polri maupun Densus 88.
"Antisipasinya kami akan kerja sama dengan tokoh agama, masyarakat dan orang yang diduga termasuk tidak mau komunikasi perlu diantisipasi. Kami berharap masyarakat mulai dari tingkat RT peduli," terang Haka di Mapolda.

Terkait ancaman teroris, menurut Kapolda, potensinya masih ada. Sebagai salah satu antisipasi teror, lanjutnya, separuh dari 3.500 personel akan diterjunkan mengamankan gereja.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Hingga kemarin pihaknya belum menerima permintaan sterilisasi di beberapa gereja tetapi pada dasarkan sudah dipersiapkan.

Sedangkan untuk sarana selain dari Polda DIY akan dibantu enam kendaraan pengangkut dari Kulonprogo dan Gunungkidul serta tiga unit dari Brimob. Untuk kendaraan roda dua disiapkan 25 unit motorcross 250 cc yang dibesut langsung anggota Brimob di lapangan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang hadir dalam gelar pasukan menambahkan Lilin Progo merupakan operasi rutin yang harus disertai sinergi antara masyarakat, Pemda, Polisi dan TNI.
Sultan juga berkomentar soal premanisme, ia meminta kepada masyarakat untukĀ  berhati-hati terhadap kemungkinan kejahatan yang terjadi. "Tidak hanya premanisme, tapi juga pencurian misal rumah ditinggal," ungkapnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Maya Herawati