Tutup Iklan

Si Mahasiswa Solo Asal Wonogiri Bantah Cabuli Bocah PAUD, Ini Katanya

Si Mahasiswa Solo Asal Wonogiri Bantah Cabuli Bocah PAUD, Ini Katanya

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Istimewa/www.stuff.co.nz)

Mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Solo asal Pracimantoro, Wonogiri, dituduh mencabuli bocah PAUD tetangganya sendiri.

Solopos.com, WONOGIRI -- E, bocah perempuan berusia 5,5 tahun dari Pracimantoro, Wonogiri, diduga menjadi korban pencabulan oleh tetangganya yang merupakan mahasiswa perguruan tinggi di Solo. Namun, mahasiswa berinisial Jd itu membantah tudingan tersebut.

Sl, ibunda E, mengatakan Jd membantah tudingan itu dengan alasan dia merupakan mahasiswa yang tak mungkin berbuat tak senonoh. Jd beralasan kasus seperti itu hanya akan menghambat kuliahnya. Namun, Sl meyakini pengakuan E adalah benar dan menyerahkan pengungkapan kasus ini kepada polisi.

Sebelumnya keluarga E ragu melapor ke polisi. Tetapi akhirnya keluarga korban melapor secara resmi ke polisi pada Jumat (28/10/2016). Saat ditanya kronologi kejadian, Sl tak bersedia menceritakan karena saat itu E menghampirinya. E merajuk lalu meminta jajan di warung dekat rumahnya. Saat melihat Solopos.com dia takut. Dia bersikap yang sama saat Solopos.com berusaha menghiburnya.

Hingga pada akhir pekan lalu E mengaku telah dijahati secara seksual oleh Jd, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Solo. Jd merupakan tetangga keluarga E. “Jd dan keluarganya sudah mendatangi kami. Tapi Jd tak mengaku melakukan perbuatan seperti yang dikatakan anak saya,” kata Sl, di rumahnya, Sabtu (29/10/2016).

Kapolres Wonogiri, AKBP Ronald Reflie Rumondor, mengatakan informasi yang didapatnya laporan dari keluarga E sudah diterima anggota. Hanya, dia belum mengetahui pasti materi laporannya. Dia memastikan akan menindaklanjutinya. Baca juga: Bocah 5 Tahun di Pracimantoro Wonogiri Diduga Dicabuli Mahasiswa Solo.

Ketua TP PKK Wonogiri, Verawati, menyatakan pelaku kejahatan seksual anak harus dihukum berat. Kejadian di Pracimantoro harus menjadi pelajaran bahwa orang tua wajib mendampingi anak saat beraktivitas di luar rumah untuk memastikan keamanannya.

Terlebih, dari banyak kasus kejahatan terhadap anak, pelakunya orang dekat. Orang tua juga harus mengajarkan agar anak mau teriak jika ada orang lain menyentuh kelamin atau bagian tubuh kewanitaan lainnya. “Lingkungan sekitar harus turut mengawasi dan melindungi anak yang bermain di luar rumah,” ujar istri Bupati Joko Sutopo itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Lengkapi Barang Bukti, Polisi Sragen Ubek-Ubek Jamban Cari Celana Dalam Bocah Korban Pencabulan Sukodono

Polisi Sragen mengubek-ubek jamban untuk mencari celana dalam milik bocah korban pencabulan di Sukodono sebagai barang bukti,

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.