Sharp Luncurkan Masker Kesehatan MA-950I, Ini Keunggulannya

Sharp Indonesia menghadirkan masker kesehatan MA-950I yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan masker yang memiliki daya proteksi tinggi terhadap persebaran virus Corona.

SOLOPOS.COM -

Solopos.com, JAKARTA--Di masa pandemi seperti saat ini, masker menjadi salah satu bagian dari kebutuhan pokok setiap orang di dunia tidak terkecuali di Indonesia.

Terlebih pada masa transisi yang sedang dijalankan, di mana masyarakat sudah mulai melakukan aktivitas namun tetap diwajibkan menerapkan physical distancing guna menghindari persebaran virus Corona.

Melihat kebutuhan masker yang sangat tinggi, Sharp Indonesia menghadirkan masker kesehatan MA-950I. Masker ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan masker yang memiliki daya proteksi tinggi terhadap persebaran virus Corona sebagai kontribusi dalam menjaga kesehatan konsumen setianya.

Diluncurkan kali pertama di Jepang pada Maret 2020 lalu, kini masker kesehatan milik Sharp sudah dapat dijumpai di negara-negara luar Jepang termasuk Indonesia.

Diimpor dari Taiwan, Sharp Medical Face Mask MA-950I telah lolos uji standar kesehatan Jepang dan Amerika. Masker Kesehatan milik Sharp ini pun telah mengikuti standar dan telah terdaftar di Kementerian Kesehatan Indonesia.

Kabar Gembira, Guru Honorer Bakal Dapat BLT Rp1,8 Juta

Tiga Lapisan

Sharp Indonesia menghadirkan masker kesehatan MA-950I (istimewa)
Sharp Indonesia menghadirkan masker kesehatan MA-950I (istimewa)

Memiliki kisaran ukuran 95mm x 178mm, masker milik Sharp ini menggunakan material Polypropylene dengan tiga lapisan pelindung. Lapisan pertama pada bagian paling luar menggunakan Polypropylene Spunbond yang tahan air hingga mampu mencegah cairan atau droplet menempel pada masker.

Lapisan kedua bagian Polypropylene Meltblown di mana kepadatan serat pada bahan mampu menahan atau menyaring debu, serbuk , virus hingga partikel lainnya sampai 98% (Efisiensi Filtrasi Bakteri (BFE), dan Efisiensi Filtrasi Partikel (PFE).

Sedangkan lapisan ketiga merupakan lapisan Polypropylene Thermalbonded pada bagian dalam masker yang mampu menyerap air dan droplet yang dikeluarkan melalui pernapasan mulut maupun hidung pengguna.

“Kekurangan dari masker lain sejenis adalah rasa tidak nyaman pada bagian hidung dan tali pengait pada telinga pengguna. Mengakomodasi kebutuhan akan masker kesehatan yang nyaman saat digunakan, Sharp pun melengkapi masker tersebut dengan Nose Strip yang menggunakan material Polyethylene," ujar Andry Adi Utomo selaku National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia dalam rilis yang diterima Solopos.com, Rabu (18/11/2020).

Survei: Milenial Kurang Sadar Terapkan Protokol Kesehatan, Piye To?

Aman Didistribusikan

Andry menjelaskan Nose Strip tersebut dapat disesuaikan dengan kontur hidung penguna. Selain itu Sharp Medical Face Mask MA-950I juga dilengkapi ear strap berbahan Polyamide, Polyester yang membuat tali pengait ini elastis dan kuat hingga dapat menutup rongga di bagian hidung dan mulut dengan maksimal namun tidak menyebabkan nyeri dan pusing si pengguna.

"Saat ini masker kesehatan milik Sharp sudah dapat ditemukan di e-commerce sejak awal November 2020 lalu dengan harga jual Rp199.000 per kotak dengan isi 50 masker, "jelas Andry.

Masker kesehatan Sharp dikemas dengan menggunakan kotak berbahan kertas kosmetik pada bagian luarnya, dan berbahan Polypropylene pada bagian pembungkus dalamnya. Sehingga dapat dipastikan kemasan dari Sharp Medical Face Mask MA-950I ini aman untuk didistribusikan dan digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Berita Terbaru

Jokowi Langgar Prokes di NTT, Politikus Ramai Menyindir

Solopos.com, JAKARTA — Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur untuk meresmikan program food estate, Selasa (23/2/2021), menyita...

Kerumunan Jokowi dan Rizieq Jadi Sorotan Netizen

Solopos.com, JAKARTA — Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (23/2/2021), menimbulkan kerumunan warga. Video kerumunan...

PPKM Mikro Diperpanjang Sampai Maret 2021

Solopos.com, JAKARTA — Pemerintah pusat pimpinan Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM berskala mikro...

5 Tempat Paling Rawan Penularan Covid-19

Solopos.com, SOLO – Penularan Covid-19 saat ini semakin tidak terkendali. Hal ini terjadi karena kendurnya kedisiplinan masyarakat, hingga adanya...

Distribusi Hoaks Patut Dihambat saat Pandemi

Solopos.com, SOLO — Survei Literasi Digital yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada 2020 menunjukkan Facebook menjadi platform...

Misinformasi & Disinformasi Adang Media Massa saat Pandemi Covid-19

Solopos.com, SOLO — Media massa masih menemui banyak kendala melawan misinformasi dan disinformasi terkait pandemi Covid-19 atau infodemi. Rendahnya...

Akhirnya Jelas, Ini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia

Solopos.com, JAKARTA — Setelah membikin gaduh, diumumkan lalu dibantah sendiri oleh Kementerian Kesehatan, vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia...

Mengenal Masker Ganda, Masker yang Disarankan Center for Disease Control

Solopos.com, JAKARTA -- Centre for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat pada 13 Februari 2021 lalu merekomendasikan cara baru...

Ojo Ngeyel Lur! PPKM Mikro Diperpanjang Lagi Sampai 8 Maret 2021

Solopos.com, JAKARTA -- Pemerintah memutuskan untuk mempepanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro hingga 8 Maret 2021. Hal...

Jakarta Sudah Duluan, Vaksinasi Covid-19 Lansia Mulai Pekan Depan

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Kesehatan memastikan proses vaksinasi massal untuk warga lanjut usia akan dimulai pada pekan depan. Diakui...