Shaqiri Bikin Liverpool Kreatif Lagi
Xherdan Shaqiri (Reuters-Carl Recine)

Solopos.com, LIVERPOOL - Liverpool dinilai kurang kreativitas di musim ini. Pemain-pemain di lini tengah dianggap tak mampu mengkreasi peluang saat buntu. Namun kehadiran Xherdan Sahqiri yang mulai diandalkan pelatih Jurgen Klopp bisa menjadi jawaban atas kekurangan itu.

Seperti diketahui, Liverpool kehilangan sosok Philippe Coutinho sejak pertengahan musim lalu. Hingga kini, belum ada pemain yang bisa menggantikan peran Coutinho yang memang tampil di lini tengah. The Reds sempat dikabarkan kian dekat mendapatkan Nabil Fekir yang bertipe sama dengan Coutinho, namun transfer urung terjadi.

Di awal musim ini, Liverpool sejatinya tampil baik-baik saja. Lini depan mereka tampil tajam. Namun, mereka sempat mengalami periode buruk setelahnya. Permainan The Reds pun dianggap sudah bisa dibaca oleh lawan. Lini tengah mereka yang lebih banyak sorotan karena kurang kreatif.

Namun kini, Liverpool sudah kembali ke jalur kemenangan. Sosok Shaqiri mendapat perhatian karena mulai diandalkan Klopp dalam dua terakhir. Di dua laga itu, Shaqiri dimainkan sejak awal dan mampu membawa Liverpool memetik kemenangan.

Termasuk saat menghadajar Red Star Belgrade dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (25/10/2018) dini hari WIB. Di laga itu, Liverpool menang dengan skor 4-0 berkat dua gol Mohamed Salah, dan masing-masing satu gol dari Roberto Firmino dan Sadio Mane.

Shaqiri memang tak mencetak gol, namun dia cukup berandil dalam dua gol awal Liverpool. Di laga tersebut, Shaqiri total membuat 34 passing dengan rasio sukses 76 persen dan ada dua umpan kunci yang berujung gol-gol Liverpool.

"Di gol pertama, dia mampu merebut bola saat serangan balik dan memberikan bola fantastis kepada Andrew Robertson, Di gol kedua, saya tidak tahu bagaimana caranya dia bisa memberikan bola itu kepada Mo, tapi Shaq memang seperti itu," ujar Klopp seperti dikutip dari Four Four Two.

"Dia pesepak bola yang luar biasa. Itu membantu. Di laga-laga seperti ini, dia harus bekerja keras jika menemui situasi seperti itu," sambungnya.

"Proses membangun serangan memang panjang dan dua winger harus siap-siap untuk merebut bola kembali, lalu mengirimkan umpan ke pertahanan lawan. Itu tidak mudah. Tapi saya kira dia melakukannya dengan baik," tutup Klopp.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom