Tutup Iklan

SGS 2021 Libatkan 117 Merchant Termasuk dari UMKM

Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pelaku bisnis online juga turut berpartisipasi dalam event Solo Great Sale (SGS) 2021.

 Ilustrasi salah satu tempat pamer UMKM. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi salah satu tempat pamer UMKM. (Antara)

Solopos.com, SOLO — Sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pelaku bisnis online juga turut berpartisipasi dalam event Solo Great Sale (SGS) 2021. Total ada sekitar 117 merchant peserta SGS 2021 yang berasal dari kategori UMKM, Industri Kreatif dan Bisnis Online.

UMKM, industri kreatif dan bisnis online diharapkan bisa ikut meramaikan event SGS tahun ini. Terlebih Solo juga memiliki potensi dalam pengembangan UMKM dan industri kreatif, serta bisnis online.

Berdasarkan informasi yang diunggah di aplikasi Solo Sale Go, sejumlah merchant kategori UMKM, Industri Kreatif dan Bisnis Online, di antaranya ada usaha pembuatan wayang kulit dan souvenir, usaha batik, usaha makanan dan minuman, distributor logam mulia, kerajinan, cinderamata, bengkel kendaraan listrik dan sebagainya.

Baca Juga: Menghadirkan Semangat Sekaten, Pemkot Jogja Gelar Sekati YK Ing Mall

Pelibatan UMKM dalam program SGS ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termausk dari pemerintah pusat. Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, mengatakan pelibatan UMKM dan ekonomi digital dalam pelaksanaan SGS menjadi kelebihan tersendiri.

“Ini menjadi sinergi berbagai pihak untuk mengangkat UMKM dan mendorong percepatan ekonomi di masa pandemi,” kata dia dalam pembukaan SGS lalu.

Apresiasi juga disampaikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki. “Kami mengapresiasi pelaksanaan SGS. Saat ini yang perlu digenjot adalah UMKM. Belanja produk UMKM adalah hal tepat. Belanja di tengah pandemi ini ibadah. Ini meski menjadi contoh kota lain. Semoga target tercapai,” kata dia saat berkunjung ke Solo belum lama ini.

Baca Juga: Rekomendasi Bisnis di Masa Pandemi yang Bisa Dicoba

Dia juga mendukung pelaksanaan SGS yang memanfaatkan ekonomi digital. “Ini sejalan dengan semangat transformasi digital di Kementrian Koperasi dan UKM,” lanjut dia.

Dia menyebutkan saat ini sudah ada sekitar 15,9 juta UMKM yang telah terhubung ke ekosistem digital. Jumlah itu naik 100% dibandingkan sebelum pandemi yang hanya sekitar 8 juta UMKM. Ditargetkan pada 2024 nanti ada 30 juta UMKM yang terhubung ke ekosistem digital.

Ketua Panitia SGS 2021, M. Farid Sunarto, belum lama ini juga menyampaikan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan SGS tahun ini juga melibatkan sejumlah merchant dari sektor UMKM. Diharapkan pelaksanaan SGS juga dapat mengembangkan sektor UMKM di Solo dan sekitarnya.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Pasokan dari Petani Terbatas, Harga Cabai Rawit di Bantul Naik

Memasuki musim penghujan dan jelang Nataru, harga cabai rawit dari petani mulai meningkat. Kenaikan harga cabai diprediksi akan terus berlangsung hingga Januari 2022.

Termasuk YIA, Ini Sejumlah Bandara Baru yang Sepi Seusai Diresmikan

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menambah daftar bandara baru yang sepi penumpang setelah diresmikan oleh Joko Widodo (Jokowi).

Kisah Najieb, Pengusaha Tuli Asal Karanganyar Taklukkan Dunia Digital

Keterbatasan fisik tak membuat orang patah semangat dan berhenti berkarya. Hal itu juga dilakukan Ahmad Zaky Najieb, 44, seorang pengusaha las tuli penghobi seni.

Hampir 100% Transaksi Nasabah Mandiri Via Online

Kehadiran Super App Livin’ By Mandiri (berlogo kuning), serta Kopra by Mandiri mampu menekan transaksi langsung di sejumlah kantor cabang.

Perusahaan AMDK Tolak Mentah-Mentah Pasang Label BPA di Galon Isi Ulang

Asosiasi Perusahaan AMDK menyebut belum ada bukti saintifik yang menunjukkan bahaya penggunaan galon isi ulang dalam jangka panjang terhadap kesehatan.

880 Juta Galon Isi Ulang Terancam Punah, Ini Penyebabnya

Revisi Peraturan BPOM ini secara tidak langsung mendorong pelaku usaha beralih dari galon isi ulang ke produk sekali pakai.

Kesejahteraan Petani Sawit Jadi Bahasan Penting di Pertemuan CPOPC 2021

Salah satu visi utama CPOPC adalah untuk menyejahterakan hidup dari jutaan petani kelapa sawit di berbagai negara produsen minyak sawit di seluruh dunia.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Dimulai, Tim Dilepas Sekda Solo

Perjalanan Tim Ekspedisi Ekonomi Digitla 2021 Solopos dimulai hari ini dari Balai Kota Solo menuju Kabupaten Semarang, Salatiga, hingga Jakarta. Tim akan memotret perembangan ekonomi digital di daerah yang disinggahi.

Ini Strategi Menteri BUMN Erick Thohir Dukung Kreator Lokal Mendunia

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyiapkan empat program atau platform mendukung kreator lokal lebih berkembang dan mendunia.

Berhadiah Motor Sport, Ini Syarat Daftar Lomba Foto Astra 2021

Astra menggelar Lomba Foto Astra 2021 dan Anugerah Pewarta Astra 2021 yang berhadiah mulai dari smartwatch hingga sepedamotor sport.

Galon Isi Ulang Terancam Punah, Apa Dampaknya Bagi Industri Minuman?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bakal mewajibkan galon isi ulang atau galon guna ulang (GGU) mencamtumkan label mengandung Bisfenol A (BPA).

Cukai Naik pada 2022, Pekerja Industri Rokok Waswas Kena PHK

Para pekerja pelinting dari industri sigaret kretek tangan (SKT) meminta pemerintah agar melindungi segmen padat karya yang menjadi sumber mata pencaharian mereka.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, 6 Hari Tim Solopos Jejalahi 5 Kota

Solopos Media Group menggelar program peliputan khusus Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 dengan tema Transformasi Digital untuk Pemerataan Ekonomi.

Lebihi Target 2021, UMKM Pengguna QRIS Capai 13 Juta

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pengguna QRIS telah mencapai 13 juta merchant hingga November dan telah melebihi target 2021.

4 Tren di Tahun 2021 Ini, Bisa Bikin Kamu Tambah Cuan

Tahun 2021 banyak tren edukatif mengenai finansial, yang membuat kita jadi semakin produktif, hemat, dan cerdas dalam mengelola keuangan.