Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo melintas di dekat deretan papan rambu lalu lintas mini di halaman kantor Dishub, Solo, Rabu (8/5/2019). Rambu lalu lintas mini tersebut dipasang sebagai media edukasi warga untuk lebih memahami rambu lalu lintas. (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO—Dinas Perhubungan Kota Solo berupaya menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak dini secara gratis kepada siswa pendidikan anak usia dini (PAUD), TK, dan Sekolah Dasar. Masyarakat yang menyewa Bus Werkudara diberikan pelatihan mengenai segala hal tentang lalu lintas seperti rambu-rambu dan markah.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan, Kota Solo, Ari Wibowo, saat dijumpai wartawan, Rabu (8/5/2019) mengatakan saat ini di halaman kantor Dishub Kota Solo telah dikonsep taman lalu lintas kecil hal itu untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah yang berkunjung ke kantornya. Menurutnya, ketika penyewa menunggu jadwal keberangkatan Bus Werkudara, penyewa dapat meminta paket pelatihan mengenai lalu lintas secara gratis.

“Yang terbaru adalah pengenalan rambu secara mendetail melalui puluhan rambu-rambu kecil yang telah terpasang beserta penjelasannya. Ada dua tipe pelatihan, petugas bisa datang ke sekolah pemohon atau pihak sekolah yang berkunjung ke kantor Dishub Solo,” ujarnya.

Ia menambahkan untuk memperoleh pelatihan itu, pihak sekolah dapat mengirimkan surat pemberitahuan ke Dishub Kota Solo mengenai jadwal kunjungannya. Selain teori, peserta pelatihan diajarkan dengan praktik langsung seperti praktik menyebrang jalan dengan teknik 4T atau tunggu sejenak, tengok kanan, tengok kiri, tengok kanan kembali. Selain itu, siswa diajarkan mengenai markah-markah seperti markah sambung dan putus. Alat peraga berupa mobil dan sepeda motor pun juga tersedia.

Menurutnya, hingga saat ini peserta pelatihan tidak hanya berasal dari Kota Solo namun seluruh Soloraya. Jumlah peserta pelatihan tidak dibatasi, namun apabila terlalu banyak akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Hal itu dikarenakan peserta pelatihan juga akan diajak berkunjung ke ruang kontrol lalu lintas Dishub Kota Solo.

Ia berharap dengan pelatihan berlalu lintas sejak dini untuk mewujudkan budaya tertib lalu lintas seperti slogan Kota Solo yakni Tertib Berlalu Lintas Cermin Budaya Wong Solo. Untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas tidak dapat secara instan diperoleh, namun ditanamkan sejak dini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: