Seusai Merampok Gudang Rokok di Solo, Pelaku Isi BBM di SPBU Wonogiri

Dalam rekonstruksi terungkap pelaku mampir isi BBM di SPBU Brumbung, Wonogiri, dalam perjalanan pulang seusai merampok brankas gudang rokok di Serengan, Solo.

Kurniawan - Solopos.com
Selasa, 30 November 2021 - 18:28 WIB

SOLOPOS.COM - Peragaan saat pelaku mampir beli BBM di SPBU Wonogiri seusai merampok gudang rokok di wilayah Serengan, Solo, Senin (15/11/2021). Rekonstruksi digelar Selasa (30/11/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — RS alias S, 21, ternyata sempat mampir untuk mengisi bahan bakar sepeda motornya di SPBU Brumbung, Wonogiri, seusai merampok gudang rokok di Jl Brigjen Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, Senin (15/11/2021) dini hari.

Hal itu terungkap dalam rangkaian adegan rekonstruksi yang digelar Satreskrim Polresta Solo, Selasa (30/11/2021). Dalam reka adegan itu di SPBU itu, pelaku bahkan sempat dibantu untuk menurunkan brankas dari jok belakang sepeda motor.

Setelah itu petugas SPBU mengisi tangki bahan bakar sepeda motor tersangka. Namun, dengan alasan tidak membawa uang, tersangka menyerahkan STNK sebagai jaminan pembayaran kepada petugas SPBU tersebut.

Baca Juga: 9.002 M2 Tanah Milik Warga akan Dibebaskan untuk Rel Layang Joglo Solo

Setelah itu petugas SPBU membantu menaikkan kembali brankas rampokan berisi uang ratusan juta rupiah itu ke jok belakang sepeda motor. Tersangka pun kemudian melanjutkan perjalanan ke rumahnya di Wonogiri. Sesampai di rumah brankas ditaruh di samping rumah tersangka.

Polisi menggelar rekonstruksi untuk memperjelas kronologi pelaku saat melakukan aksinya merampok gudang rokok di wilayah Serengan, Solo, tersebut. Banyak fakta terungkap dari 69 adegan yang diperagakan pelaku.

Survei 4 Kali

Mulai dari survei lokasi yang dilakukan pelaku hingga empat kali, bagaimana cara pelaku masuk ke gudang yang ternyata dengan melompati tembok gudang di sebelahnya.

Baca Juga: Hanya Naik Rp21.000, Ini Usulan Nilai UMK Solo 2022

“Fakta baru terungkap dari hasil rekonstruksi tadi bahwa tersangka RS alias S sebelumnya telah melaksanakan survei untuk melihat situasi di TKP sebanyak empat kali untuk memastikan situasi sekitar TKP sudah sepi,” terang Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Selasa (30/11/2021) siang.

Selain itu terungkap pula bagaimana pelaku yang merampok gudang rokok di Serengan, Solo, itu menganiaya petugas satpam bernama Suripto. Saat kejadian, Suripto tengah berjaga malam sendirian.

Setelah melumpuhkan Suripto, pelaku mengambil brankas berisi uang Rp310,1 juta dan membawanya menggunakan troli menuju sepeda motor. Sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat mengecek kondisi korban yang saat itu hidup dan merintih kesakitan. Tapi pelaku mengabaikan rintihan itu dan pergi meninggalkan lokasi.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif