Setelah Rumah Lapis, Sandiaga Ingin Bikin "Rusun Hibrid"

Setelah Rumah Lapis, Sandiaga Ingin Bikin

SOLOPOS.COM - Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)

Belum lama berlalu pertanyaan tentang konsep rumah lapis, Sandiaga kini punya rencana membuat "rusun hibrid".

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meresmikan program-program penataan kampung kumuh di Ibu Kota menggunakan metode public people private partnership (PPPP). Namun, selain itu Sandi memperkenalkan konsep yang diberi istilah baru.

Selain metode PPPP, Sandiaga juga mengatakan Pemprov DKI akan membangun rumah susun jenis baru yang disebut rusun hibrid (hybrid housing). Apa itu?

"Jadi program ini sudah dimulai sejak Oktober tahun lalu. Direktur LSM Human Cities Coalition (HCC) Indonesia Esther Bosgra dan Direktur AzkoNobel Indonesia Jun de Dios sudah melakukan pembicaraan dengan warga RW 17 Penjaringan untuk membangun rusun hibrid ini," katanya, Selasa (13/2/2018).

Mantan bos Saratoga Group itu membeberkan perbedaan rusun hibrid dengan bangunan rusunawa yang sudah ada. Pertama, tinggi bangunan rusun hibrid lebih rendah dari rusunawa yakni hanya setinggi 5-6 lantai. Sementara itu, rusunawa yang sudah dibangun Pemprov DKI atau Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di atas 15 lantai.

"Karena tingginya hanya 5-6 lantai jadi tidak pakai lift. Kami hanya sediakan tangga," ungkapnya.

Kedua, lahan rusun hibrid berada di sekitar permukiman kumuh yang akan ditata oleh pemerintah. Nantinya, para warga yang tinggal di kawasan tersebut akan menggabungkan kepemilikan lahan dengan konsep land consolidation.

Menurutnya, konsep tersebut akan lebih diterima warga ketimbang memindahkan mereka ke rusunawa yang dibangun oleh Pemprov DKI.

"Konsep penataan ini out of the box. Selama ini kan warga dipindahkan ke rusunawa yang jauh dari tempat tinggal mereka, tetapi kalau di sini kan beda. Kami bangun rusun yang memang tidah mencabut ekosistem tempat tinggal yang sudah mereka huni selama puluhan tahun," imbuhnya.

Sandiaga menuturkan penataan kawasan kumuh Jakarta telah menjadi program prioritas Pemprov DKI selama lima tahun ke depan. Sekitar 16 kampung kumuh dengan kondisi miskin dan padat akan ditata secara komprehensif melalui konsep KMPBU (Kerja sama Masyarakat Pemerintah dan Badan Usaha).

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Proses Seleksi, 3 Jabatan Eselon II Pemkab Klaten Akhirnya Terisi

Bupati Klaten Sri Mulyani melantik tiga pejabat yang mengisi tiga jabatan eselon II yang selama setahun ini melewati proses seleksi.

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.