Ilustrasi kebakaran hutan. (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)

Solopos.com, SEMARANG – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Setelah pekan lalu melanda lahan hutan di lereng Gunung Merbabu, kebakaran kali ini terjadi di lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, tepatnya di kompleks objek wisata Candi Gedong Songo, Selasa (17/9/2019).

Informasi yang diperoleh Semarangpos.com, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07.11 WIB. Titik api awalnya terlihat di bawah jurang yang terletak di bawah kawah Candi Gedong Songo.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Semarang, Aris Muji Wibowo, mengatakan munculnya titik api itu sempat terpantai petugas Perhutani yang saat itu tengah bertugas. Damkar Kabupaten Semarang yang mendapat informasi adanya kebakaran itu tak bisa menerjunkan mobil pemadam kebakaran karena terkendala akses.

“Karena tidak memungkinkan [menggunakan mobil pemadam kebakaran], kami berkoordinasi dengan petugas hutan dan rekan-rekan sukarelawan dari Pam Swakarsa, Komunitas Relawan Rompal, Sakpala, BPBD Kabupaten Semarang, Polsek Bandungan, Polsek Sumowono, Koramil Bandungan, pengelola objek wisata Gedong Songo, dan warga, untuk melakukan pemadaman,” terang Aris kepada wartawan di Semarang, Selasa.

Semua pihak pun melakukan pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas. Namun, hingga Selasa malam api belum berhasil dipadamkan.

Aris menambahkan seluruh sukarelawan berusaha memutus jalur api agar tidak meluas. Namun, karena angin yang berhembus di kawasan itu cukup kencang, titik api pun bermunculan di beberapa lokasi.

“Beruntung tidak ada korban jiwa atau terluka dalam kejadian ini. Namun, kami belum mengetahui penyebab kebakaran. Kemungkinan kebakaran terjadi karena adanya gesekan pada ranting maupun daun kering yang tertiup angin,” terang Aris.

Aris pun mengimbau kepada masyarakat di sekitar Candi Gedong Songo untuk berhati-hati dalam beraktivitas. Ia juga meminta warga masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi yang terjadi di lingkungan sekitar, terutama jika melihat kemunculan titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran besar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten