Norwich vs Manchester City (Reuters-Chris Radburn)

Solopos.com, NORWICH - Norwich City memberi kejutan dengan mengalahkan juara bertahan Liga Premier Inggris Manchester City pada laga yang digelar di Stadion Carrow Road, Sabtu (14/9/2019) malam WIB. Bagi City, kekalahan 2-3 yang mereka dapatkan menjadi kekalahan pertama di liga sejak hampir delapan bulan.

Kekalahan itu cukup mengejutkan melihat performa Manchester Biru sebelum jeda internasional. Namun, banyak pihak menilai sang manajer Pep Guardiola melakukan setidaknya dua kesalahan dalam memilih pemain yang turun.

Lini belakang menjadi sorotan karena gagal mengantisipasi dua gol di babak awal oleh Kenny McLean dan Todd Cantwell. Begitu juga dengan gol ketiga Norwich di babak kedua. Kesalahan di lini belakang membuat Teemu Pukki mencetak gol. City sempat membalas dua kali melalui Sergio Aguero dan Rodri namun tetap tak bisa mengejar ketertinggalan.

Manchester Evening News menyoroti keputusan pelatih Josep Guardiola yang tak memainkan Kevin De Bruyne sejak menit awal. Gelandang asal Belgia itu dimainkan dari bangku cadangan. "Kamu tidak pernah bisa menebak Pep, selamanya."

De Bruyne sendiri sebenarnya tampil apik pada awal musim ini. Begitu juga saat membela Belgia pada jeda internasional pekan lalu. Dia bermain dua kali dalam sepekan bersama Belgia. Guardiola lantas mencadangkan De Bruyne agar tak terlalu kelelahan.

"Kevin luar biasa pada pramusim. Tetapi dia bermain pada dua pertandingan di tim nasional dan pengalaman saya mengatakan bahwa, misalnya [Miralem] Pjanic [di] Juventus terluka, [Luka] Modric di Madrid cedera, dan apa yang terjadi musim lalu dengan Kevin, saya lebih suka 20, 25 menit di babak kedua pada level yang luar biasa," jelas Guardiola.

Meski kalah, Guardiola tak terlalu kecewa. Dia tetap memuji kerja keras para pemainnya. "Saat melawan Tottenham kami menembak berkali-kali pada target 29 vs 3 dan tidak mencetak gol dan kadang-kadang tekanan di depan kami tidak bagus, hari ini sangat bagus," terangnya.

"Kami tahu kualitas lawan kami, bukan hanya Liverpool, tetapi terutama Liverpool dan saya tahu lima poin adalah lima poin, tetapi kami berada di September. Sekarang kami berpikir tentang Shakhtar dan kemudian Watford dan melakukan apa yang harus kami lakukan," tandas pelatih asal Spanyol tersebut. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: