Kategori: Boyolali

Setelah 17 Bus di Simo Boyolali, Apa Lagi Aset yang Bakal Disita Terkait Korupsi PT Asabri?


Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi

Solopos.com, BOYOLALI -- Penanganan kasus PT Asabri masih berlanjut. Namun tim Kejaksaan Negeri Boyolali mengaku belum mendapatkan informasi terbaru mengenai rencana penyitaan aset lain PT Asabri yang berada di Boyolali, terkait kasus itu.

Kasi Intel Kejari Boyolali, Baskoro Adi Nugroho, mengatakan hingga Minggu (28/2/2021), pihaknya belum mendapat informasi terbaru dari Kejaksaan Agung (Kejagung) perihal pengembangan penanganan kasus tersebut.

Baca Juga: Motor Sekdes Serenan Klaten Ditemukan Di Jembatan Sungai Grogol Sukoharjo, Pengendaranya Menghilang

Namun dia memastikan setelah adanya penyitaan 17 bus milik PT Restu Wijaya Simo, di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (23/2/2021) malam, saat ini belum ada lagi penyitaan lainnya.

Dia juga mengatakan untuk aset apa saja dan di mana saja, yang terkait kasus tersebut, pihak Kejari Boyolali tidak mengetahui secara pasti. Sebab hal itu merupakan wewenang dari Kejagung.

"Apakah masih ada yang disita atau seperti apa, kita tunggu saja nanti dari tim Kejagung. Setelah 17 bus belum ada lagi yang disita," lanjut dia. Dia juga mengatakan penyitaan pada hari itu juga baru pada unit bus, belum menyasar pada bangunan dan lahan.

Diketahui pada Selasa (23/2/2021), tim Kejagung yang dibantu tim Kejari Boyolali mendatangi garasi bus PT Restu Wijaya Simo untuk menyita aset yang diduga terkait kasus PT Asabri dengan tersangka Letjen TNI (Pur) Sonny Widjaja.

Baca Juga: Capek Disalahkan Terus Soal Underpass Makamhaji, Pemkab Sukoharjo Minta Ini Ke Kemenhub

Aset yang disita berupa bus pariwisata sebanyak 17 unit. Setelah dikeluarkan dari garasi tersebut, bus-bus itu kemudian dititipkan di garasi DAMRI di Palur, Karanganyar.

Sementara menurut keterangan Masyakarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), aset yang terkait kasus PT Asabri tersebut tidak hanya berada di satu lokasi. Selain di Simo, Kabupaten Boyolali, juga ada di lokasi lain seperti di Soloraya, Jogja, Jakarta dan sebagainya. (Bayu Jatmiko Adi)

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi