Sesalkan Pengusiran, Tim Pemenangan Bajo: Rudy Itu Wali Kota, Seharusnya Tahu Aturan

Ketua Tim Pemenangan Paslon No Urut 2, Bajo, menyesalkan pengusiran saksi mereka oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

SOLOPOS.COM - Saksi Tim Bajo yang bertugas di TPS 18 Kelurahan Pucangsawit, Djoko Heru Angkoso, menunjukkan hasil rapid test nonreaktif, Rabu (9/12/2020). (Solopos/Mariyana Ricky P.D.)

Solopos.com, SOLO -- Insiden pengusiran Djoko Heru Angkoso, seorang saksi pasangan cawali-cawawali Solo nomor urut 02, Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo) dari TPS 018 Pucangsawit, Jebres, oleh F.X. Hadi Rudyatmo, disesalkan Ketua Tim Pemenangan pasangan itu, Sigit Prawoso.

Menurut dia, seharusnya Rudy, sapaan akrab Wai Kota, sebagai pemilih di TPS itu tidak punya wewenang untuk mengusir saksi. “Kami sangat menyesalkan sekali. Apalagi beliau Wali Kota yang seharusnya tahu aturan,” tutur dia saat diwawancara solopos.com via ponsel, Rabu (9/12/2020).

Pilkada Solo: Tak Langgar Aturan, Saksi Bajo Semua dari Luar Kota

Sigit mengakui seluruh saksi yang dikerahkan pasangan Bajo bukan penduduk Solo atau berasal dari luar kota. Tapi mereka semua saat bertugas sudah menjalani rapid test dan dipastikan nonreaktif. Jumlah saksi yang dikerahkan Bajo, menurut Sigit, beberapa kali lipat dari kebutuhan 1.231 TPS. Tapi tidak semua saksi itu bertugas di dalam area TPS.

“Setiap TPS kami kerahkan dua hingga empat saksi. Tapi yang di dalam TPS hanya satu orang,” kata dia.

Ihwal pengambilan saksi dari luar Solo, Sigit mengatakan agar tidak merasa terintimidasi secara psikologis saat bertugas. Hal itu terbukti ketika Rudy meminta saksi Bajo di TPS 018 Pucangsawit untuk keluar area TPS, saksi bersangkutan sempat melakukan perlawanan.

Cerita Saksi Bajo di Pilkada Solo: Datang dari Kudus, Keluar Duit Sendiri untuk Biaya Perjalanan

Perlawanan itu dilakukan karena tidak ada alasan pengusiran saksi oleh Rudy. Dia menjelaskan kendati sempat melawan, akhirnya saksi terpaksa tetap keluar dari area TPS. Saksi tersebut berada di luar TPS sekitar 30 menit hingga satu jam.

Selama saksi Bajo di luar TPS proses pemungutan suara tetap berjalan. Akhirnya saksi Bajo hanya bisa mengawasi dari luar. “Kami tidak ingin persoalan jadi panjang. Kami hanya datangi KPPS dan minta agar saksi kami bisa masuk kembali,” imbuh dia.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...