Tutup Iklan

Sesalkan Penahanan, Golkar Minta Azis Syamsuddin Mundur

Jajaran pengurus Partai Golkar pun meminta Azis Syamsuddin mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR.

 Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berseragam tahanan KPK dijebloskan ke sel, Sabtu (25/9/2021) dini hari. (detik)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berseragam tahanan KPK dijebloskan ke sel, Sabtu (25/9/2021) dini hari. (detik)

Solopos.com, JAKARTA — Penahanan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai tersangka kasus suap memukul keras Partai Golkar.

Pasalnya di saat yang sama jajaran pimpinan partai berlambang pohon beringin itu tengah gencar memanasi mesin politik demi Pemilu 2024.

Jajaran pengurus Partai Golkar pun meminta Azis Syamsuddin mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR.

Baca Juga: Drama Tak Lama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin 

“Kita minta beliau (Azis) mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR. Namun jika tidak mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR, Golkar akan mengganti beliau sebagai Wakil Ketua DPR,” kata Pengawas Bakumham DPP Golkar, Muslim Jaya Butarbutar kepada wartawan, Sabtu (25/9/2021).

Ganggu Kinerja

Muslim mengatakan pengunduran diri itu harus dilakukan agar tak mengganggu kinerja DPR. Utamanya dalam bidang politik hukum dan keamanan (Polhukam).

“Agar tidak mengganggu kinerja DPR di bidang Polhukam (politik hukum dan keamanan), karena itu jatah Golkar, dan menjaga marwah DPR juga sebagai lembaga wakil rakyat,” kata dia.

Siapa yang akan menggantikan Azis? Muslim menyebut Ketua Umum Golkar yang akan memutuskan pengganti Azis Syamsuddin untuk mengemban jabatan Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat? 

“Untuk siapa pengganti beliau sebagai Wakil ketua DPR, itu mutlak wewenang Ketua Umum Golkar, Pak Airlangga Hartarto. Pak Airlangga Hartarto belum memikirkan ke arah (pengganti), mungkin dalam beberapa waktu ke depan. Saya yakin DPP akan ambil sikap resmi terkait pengganti beliau,” kata dia.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menyuap AKP Stepanus Robin Pattuju saat menjadi penyidik KPK. Tujuan suap, agar nama Azis ‘diamankan’ dari kasus DAK Kabupaten Lampung Tengah. Azis menjalani masa penahanan mulai hari ini.


Berita Terkait

Berita Terkini

Bupati Bandung Wajibkan ASN Nyanyikan Indonesia Raya Sebelum Bekerja

Bupati Bandung juga mewajibkan ASN untuk menyanyikan atau mendengarkan lagu Halo-Halo Bandung sebelum pulang kantor.

100 Warga Antre Bantuan, BLT Covid-19 Malah Disikat Kades

Pencairan dana BLT Covid-19 masing-masing tahap Rp30 juta untuk 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Sejarah Hari Ini: 30 November 2004, Lion Air JT 538 Tergelincir di Solo

Beragam peristiwa terjadi di dunia pada 30 November salah satunya tragedi tergelincirnya pesawat Lion Air di dekat Bandara Solo

Terlalu! Gubernur Sulsel Rela Korupsi Demi Belikan Jetski untuk Anak

Selain hukuman badan, majelis hakim juga mewajibkan Nurdin Abdullah membayar uang pengganti sebesar Rp2,187 miliar dan 350 ribu dolar Singapura subsider 3 tahun penjara.

Suami Istri di Pontianak Kompak Jual Sabu dan Ekstasi

Keduanya kami amankan berdasarkan informasi dari masyarakat ada pasangan suami istri diduga sedang membawa narkotika.

Ini Dia Tukang Cukur Terkaya Pemilik 400 Mobil

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Ramesh Babu memutuskan mulai menjalankan pangkas rambut yang ditinggalkan mendiang ayahnya.

Dipindah ke Bogor, Reuni 212 Doakan Almarhum Putra Arifin Ilham

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan dalam memberikan izin Polri harus meminta rekomendasi dari berbagai pihak.

Waduh! 14 Remaja di Maluku Utara Kedapatan Mabuk Lem

BNNP Maluku Utara bekerja sama dengan Satpol PP Kota Ternate mengamankan 14 remaja yang kedapatan sedang mabuk lem.

Polisi Gandeng Psikolog Cek WNA Siram Istri Pakai Air Keras, Psikopat?

Polres Cianjur, Jawa Barat akan menggandeng psikolog mengecek kejiwaan Abdul Latief, 48, tersangka kasus penyiraman air keras terhadap istrinya Sarah, 21.

Gawat, Aset Keluarga Nirina Zubir Susah Kembali

Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil, menyebut proses pengembalian aset tanah keluarga Nirina Zubir cukup rumit karena sudah dialihkan kepada pihak ketiga.

Patas! Tahun Depan Bayar Tol Tak Harus Berhenti di Setiap Gerbang

Kementerian PUPR menyebut rencana tersebut dilakukan sebagai langkah peningkatan mutu dari kualitas jalan tol.

Fakta Baru Kasus WNA Siram Istri Pakai Air Keras hingga Meninggal

Abdul Latief, warga negara Arab Saudi pelaku pembunuhan terencana terhadap Sarah (21), istri sirinya, warga Kecamatan Cianjur, Jawa Barat. (Antara)

Sukses, Borobudur Marathon 2021 Kenalkan Bank Jateng Tilik Candi

Pelaksanaan Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, berjalan sukses.

Membaik, Kondisi Perwira Polri Korban Kekerasan Ormas PP

Luka pada bagian kepala yang dialami oleh Dermawan akibat pengeroyokan ormas Pemuda Pancasila juga telah membaik setelah mendapat penanganan medis dari sejumlah dokter spesialis.

Unik! Anak Sapi Ini Punya 2 Kepala dan 3 Mata

Seekor anak sapi yang terlahir dengan dua kepala menjadi perhatian warga sekitar

2.500 Milenial Jabar Gerilya ke Pelosok Dukung Anies Capres 2024

Koordinator Beraksi Kabupaten Subang serta Kabupaten Karawang, Iwan Masna, menegaskan sosok Anies bukan hanya pilihan tapi kebutuhan wajib bagi masyarakat dan Indonesia.