Server Tersambar Petir, Layanan Disdukcapil Karanganyar Terganggu
Papan pengumuman semua pelayanan Disdukcapil tidak dapat dilakukan tertempel di pintu masuk Kantor Disdukcapil Karanganyar, Kamis (27/2/2020). (Solopos-Candra Mantovani)

Solopos.com, KARANGANYAR — Pelayanan administrasi kependudukan yang berhubungan dengan akses database di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karanganyar, Kamis (27/2/2020), terpaksa ditutup.

Pasalnya, peranti untuk mengakses data secara online di kantor tersebut rusak akibat tersambar petir Rabu (26/2/2020) malam.

Stres Berat, Istri IYA Tersangka Insiden Susur Sungai Sempor Ngigau Ingat Korban

Berdasarkan informasi yang diterima solopos.com, Kamis, tersebar pengumuman melalui layanan perpesanan instan Whatsapp bertuliskan semua pelayanan Disdukcapil tidak dapat dilakukan lantaran adanya kerusakan server jaringan SIAK akibat tersambar petir.

Dalam pengumuman tersebut juga disebutkan pelayanan akan berjalan normal kembali setelah proses perbaikan selesai dilakukan.

Polisi Gerebek 4 Lokasi Produksi Pupuk Tak Berizin di Wonogiri

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Disdukcapil Karanganyar, Any Indrihastuti, ketika dimintai konfirmasi oleh solopos.com.

“Seluruh layanan adminduk tidak bisa kami layani karena memang kami tidak bisa mengakses servernya. Tahunya tadi pagi saat akan melayani. Ternyata saat dicek teknisi kami server offline karena kerusakan peranti akibat tersambar petir. Tapi kami tetap melayani legalisir dan pelayanan lainnya yang tidak berhubungan dengan server,” jelas dia.

Tengkleng Gendong Mbah As Sukoharjo Ngangeni, Harga Mulai Rp5.000

Any juga menjelaskan tindak lanjut kerusakan peranti keras server sudah dilaporkan ke Disdukcapil Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, teknisi dari provinsi akan memperbaiki dan berusaha secepat mungkin agar pelayanan bisa normal kembali.

“Perbaikan kan wewenang dari provinsi. Kami sudah melaporkan dan mereka sudah bilang oke. Tapi kami belum tahu kapan bisa normal kembali pelayanannya. Nanti tinggal menunggu bagaimana perbaikannya,” ucap dia.

Sementara itu, salah satu warga Jaten, Iwan, 40, berharap perbaikan sistem administrasi kependudukan bisa secepatnya selesai.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho