Serunya Bermain dengan Para "Superhero" di Pengungsian Desa Klakah Boyolali
Sejumlah anak di lokasi pengungsian sementara Desa Klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali dihibur oleh Komunitas Superhero Dongeng, Sabtu (21/11/2020). (Bayu Jatmiko Adi/Solopos)

Solopos.com, BOYOLALI--Enam sosok dengan tokoh superhero muncul di tengah lapangan Desa Klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (21/11/2020).

Mereka adalah Gagotkaca, Spiderman, dua Superman, Supergirl dan Power Ranger Blue. Mereka datang dari Sukoharjo dan langsung menemui anak-anak yang mengungsi di tempat penampungan pengungsi sementara (TPPS) Desa Klakah.

Kedatangan mereka pun disambut meriah oleh anak-anak warga Klakah. Para superhero dan anak-anak Klakah pun langsung membaur menjadi satu di lapangan di belakang Kantor Desa Klakah. Para superhero tersebut merupakan para pemuda dari Komunitas Superhero Dongeng yang datang dengan mengenakan kostum superhero.

Pengobatan Pasien Covid-19 Bisa Capai Rp446 Juta, Pencegahan Jauh Lebih Murah

Di lokasi itu para superhero menghibur anak-anak dengan dongeng tradisional yang dipadu dengan konsep kostum superhero. “Hari ini acara sederhana, kaku ingin menghibur anak-anak di pengungsian di Desa Klakah. Sebab kami kemarin mendapat informasi dari teman-teman tim rescue, ternyata mereka [anak-ana di pengungsian] butuh hiburan,” kata Agus Widanarko dari Komunitas Superhero Dongeng, kepada wartawan, Sabtu.

Selain mendongeng, para superhero juga membagikan jajanan dan mainan kepada anak-anak di pengungsian itu. Dia berharap dengan hiburan itu anak-anak di pengungsian bisa terbantu untuk mengatasi kebosanan.

“Setelah ada dongeng, kami juga menyerahkan mainan agar mereka bisa bermain, bisa mengatasi kebosanan sambil menunggu kondisi Merapi benar-benar aman,” kata dia.

Mengaku Senang

Direncanakan kegiatan itu akan berjalan secara bertahap. Dia mengaku mendapat dukungan dari rekan komunitasnya yang ada di luar daerah dengan banyaknya bantuan mainan yang datang.

Namun untuk jadwal kegiatan dan lokasi kegiatan akan menyesuaikan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau sukarelawan setempat. “Kami terus berhubungan dengan BPBD, kemungkinan uuga akan dilakukan di tempat lain,” kata dia.

Keren! Begini Perjuangan Sukarelawan Lawan Covid-19 di Desa Sendang Wonogiri

Weningtyas Cahyani, salah satu anak di lokasi pengungsian mengaku senang dengan adanya hiburan tersebut. Anak perempuan kelas 5 Sekolah Dasar itu mengaku sudah berada di lokasi pengungsan hampir sekitar dua pekan.”Senang, dapat hiburan,” kata dia yang sudah cukup bosan tinggal di pengungsian.

Sementara itu Kepala Desa Klakah, Marwoto, mengatakan sejauh ini kondisi masyarakat pengungsi masih dalam kondisi baik dan sehat. Sedangkan untuk anak-anak, menurutnya memang butuh kegiatan hiburan seperti yang dilakukan hari itu.

“Anak-anak sangat terhibur dengan acara itu. Untum jumlah anak ada sekitar 60 anak dari total 162 pengungsi dari Dusun Sumber dan Bakalan,” kata dia.

Menurutnya selama ini dari para sukarelawan juga sering membawakan makanan kecil unyuk anak-anak agar menghibur. Selain itu juga ada kelompok seni dari masyarakat yang rencananya akan ikut menghibur para pengungsi di TPPS.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom