Tutup Iklan

Serunya Beli Jajan Pakai Balok di Pasar Sawahan, Yuk Coba

Berbelanja di Pasar Sawahan Ungaran tidak menggunakan uang, tetapi balok kecil. Seru banget hlo.

 Pasar Sawahan Desa Kalongan (Instagram/@infokabsemarang)

SOLOPOS.COM - Pasar Sawahan Desa Kalongan (Instagram/@infokabsemarang)

Solopos.com, SEMARANG — Pasar Sawahan adalah sebuah festival kuliner yang digelar di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Pasar ini dibuka dua kali dalam  sebulan sesuai dengan penanggalan Jawa, yaitu Minggu Pahing dan Minggu Legi. Pasar ini merupakan salah lokasi wisata kuliner tradisional di Kabupaten Semarang.

Dilansir dari Semarangkab.go.id, Kamis (21/10/2021), pasar yang telah dimulai sejak 4 Agustus 2019 lalu ini sangat unik karena dalam proses jual belinya tidak menggunakan uang, melainkan balok kecil. Di pasar ini, Anda bisa menemukan aneka jajanan pasar khas Jawa yang unik dan langka seperti klepon, gethuk, cetot, dan lainnya.

Keberadaan pasar ini belum banyak yang mengenali meski sudah lama diadakan. Hal ini lantaran sejak pandemi  Covid-19 merebak, kegiatan pasar sawahan ini dihentikan dan kembali dibuka pada  26 Juli 2020.

Salah satu penjual jajanan pasar di Pasar Sawahan
Salah satu penjual jajanan pasar di Pasar Sawahan (Instagram/@infokabsemarang)

Baca Juga: Kisah Petani Magelang Raup Cuan dari Porang

Dihimpun dari berbagai sumber, Pasar Sawahan tepatnya berlokasi di area persawahan yang berada di depan SMP Negeri 5 Ungaran. Dari Kota Semarang, melalui pintu keluar tol Ungaran, pengunjung bisa belok kanan dan mengikuti arah ke Kantor Desa/Kelurahan Kalongan hingga melewati terowongan jembatan tol dan sampai pada tugu kecol dengan persimpangan langsung ambil jalur kiri ke Desa Kalongan, kemudian lurus saja sampai menemukan Gapura Desa Kalongam dan posisi pasar ada di kanan jalan.

Jam operasional Pasar Sawahan ini mulai dari pukul 06.00-09.00 WIB  dan digelar di sepanjang jalur jalan di Desa Kalongan. Karena berada di daerah persawahan, pengunjung bisa menikmati pemandangan asri dan hamparan sawah yang hijau sambil menikmati sajian kuliner jajanan khas pasar. Selain kuliner, ada juga yang menjual produk kerajinan unggulan desa tersebut.

Terdapat pula  jajanan khas desa setempat, seperti lonis yang terbuat dari umbi-umbian dan diolah menjadi semacam manisan, Selain itu juga ada kacang sumpil. Selain jajanan pasar dan makanan lokal desa setempat, ada juga makanan yang sudah popiler, seperti soto daging, kebab dan sempolan.

Baca Juga: Pesona Wisata Rumah Pohon Hits di Brebes

Ada juga aneka minuman tradisional, seperti wedang uwuh, wedang santan, beras kencur, sampai dawet yang dingin dan menyegarkan. Kuliner yang disajikan juga cukup sesuai untuk konteks keluarga. Untuk medapatkan uang balok yang digunakan bertransaksi, persiapkan uang rupiah dengan nominal Rp2.500, Rp5.000 dan Rp10.000 dan nantinya pengunjung akan menerima balok yang nilainya sesuai dengan uang yang ditukar.


Berita Terkait

Berita Terkini

Korban Meninggal Kecelakaan Karambol Salatiga Polisi Berpangkat Bripka

Satu korban yang meninggal akibat kecelakaan karambol di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Salatiga adalah polisi berpangkat Bripka.

Ditinggal Suami Merantau, Istri Main Serong dengan Oknum Polisi Pati

Seorang TKI asal Pati melaporkan oknum polisi dari Polsek Cluwak, Pati dengan tuduhan berselingkuh dengan istrinya sejak saat ia merantau ke Jepang.

Mbah Minto yang Tebas Pencuri Ikan Dituntut 2 Tahun Penjara

Pengacara Mbah Minto menilai tuntutan JPU tak mempertimbangkan hukum sebab akibat. Apalagi usia Mbah Minto sudah sepuh.

Tuntut UMK Naik 16%, Buruh Jateng Ancam Geruduk Istana Presiden

Massa dari Aliansi Buruh Jawa Tengah (Jateng) menggelar aksi unjuk rasa atau demo menuntut UMK Jateng 2022 naik 16%.

Pemkab Grobogan Ajukan Raperda Yang Berlaku 30 Tahun, Tentang Apa?

Pemerintah Kabupaten Grobogan mengajukan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang masa berlakunya 30 tahun ke DPRD Grobogan.

Hutan Pinus Sigrowong, Wisata Temanggung yang Bikin Hati Tenang

Hutan pinus Sigrowong di Desa Gesing, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang membuat hati dan pikiran tenang.

Diburu! Sopir Truk Tronton yang Picu Kecelakaan Karambol di Salatiga

Aparat Polres Salatiga saat ini tengah memburu sopir truk tronton yang menyebabkan kecelakaan karambol di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Salatiga.

Gas Pol, Baznas dan Korpri Banjarnegara Gelar Vaksinasi Sasar 700 Warga

Baznas sekaligus mendistribusikan bantuan sembako untuk masyarakat kurang mampu yang hadir. Bentuknya bahan makanan pokok seperti beras, minyak, dan gula.

Tanggul Sungai Jebol, Desa di Kudus Tergenang Banjir

Sejumlah desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), tergenang banjir akibat meluapnya Sungai Dawe akibat hujan lebat pada Selasa (30/11/2021) dini hari.

Penipuan Modus Gendam di Semarang Diungkap, Korban Rugi Rp3 Miliar

Aparat Ditreskrimum Polda Jateng menangkap tersangka sindikat penipuan dengan modus gendam yang menggasak uang korbannya di Semarang mencapai Rp3 miliar.

Legenda Syekh Subakir & Asale Gunung Tidar Pakunya Tanah Jawa

Asale Gunung Tidar yang disebut sebagai paku bumi di Tanah Jawa diyakini berkaitan dengan sosok ulama bernama Syakh Subakir.

Misteri Gunung Tidar: Pakunya Tanah Jawa

Gunung Tidar yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, diyakini sebagai paku bumi Tanah Jawa.

Jateng Belum Berniat Tutup Tempat Wisata saat Libur Nataru

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng belum berencana menutup destinasi wisata di wilayahnya saat libur akhir tahun atau Nataru nanti.

Dua Pekan Operasi Zebra Candi 2021, 605 Kecelakaan Terjadi di Jateng

Ditlantas Polda Jateng mencatat selama dua pekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2022 terdapat 605 kejadian kecelakaan di Jateng, dengan jumlah korban meninggal mencapai 31 orang.

Kronologi Kecelakaan Karambol Salatiga yang Sebabkan 1 Polisi Meninggal

Kecelakaan maut berupa tabrakan karambol terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (29/11/2021) malam.