Kategori: Internasional

Seruan Boikot Produk Prancis Marak, Ini Deretan Produknya yang Terkenal


Solopos.com/Newswire

Solopos.com, JAKARTA -- Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memancing amarah dari negara Islam dunia. Ia berulah dengan membuat pernyataan menghina Islam, yang disebutnya agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.

Selain itu, dukungannya terhadap Majalah Satire yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, menimbulkan kampanye boikot produk dari Prancis. Macron berargumen bahwa prinsip negaranya adalah mendukung kebebasan berpendapat.

Ucapan Macron lantas dikritik Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Ia menyebut kesehatan mental Macron perlu diperiksa serta mengajak boikot produk-produk Prancis. "Jangan memuji barang-barang berlabel Prancis, jangan membelinya," ujarnya seperti dilansir Hurriyet Daily News.

Lockdown Covid-19 Gelombang Kedua, Warga Miskin Myanmar Terpaksa Makan Tikus

Mengutip liputan6.com, sejumlah asosiasi perdagangan di negara Timur Tengah turut menyerukan hal serupa. Diantaranya Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Aljazair, Sudan, Palestina, dan Maroko.

Beberapa produk Prancis selama ini memang telah mendunia, termasuk ke Indonesia. Beberapa diantaranya adalah produk yang dikenal mewah dan banyak dicari. Berikut beberapa produk dan perusahaan asal Prancis yang banyak ditemui di banyak negara, termasuk Indonesia seperti mengutip berbagai sumber, Rabu (28/10/2020):

Dua Balita Terkurung Bersama Mayat Kedua Orang tuanya

1. Accor (hotel)

2. Babybel (makanan minuman)

3. BiC (alat tulis)

4. BNP Paribas (perusahaan manajer investasi)

5. Chanel (kecantikan dan fesyen)

6. Citroen (otomotif)

7. Danone (makanan minuman)

8. Doux (makanan minuman)

9. Evian (makanan minuman)

10. Garnier (kecantikan)

11. Givenchy (kecantikan dan fesyen)

12. Lacoste (fesyen)

13. Lancome (kecantikan)

14. Loreal (kecantikan)

15. Louis Vuitton (fesyen)

16. LU (makanan minuman)

17. Michelin (otomotif)

18. Moulinex (perkakas)

19. Nina Ricci (kecantikan)

20. Peugeot (otomotif)

21. Renault (otomotif)

22. Societe generale (perusahaan finansial)

23. Tefal (perkakas)

24. TOTAL (migas)

25. Yves Saint Laurent (kecantikan dan fesyen)

26. Pernod Ricard

27. Sanofi-Aventis

28. Schneider Electric

29. Vivendi Universal

30. Lafarge

Amerika Serikat Akhirnya Menyerah Kendalikan Covid-19

Kartun Nabi Muhammad SAW

Polemik kartun Nabi Muhammad SAW kembali mencuat di Prancis. Perdebatan muncul setelah guru sejarah bernama Samuel Paty dibunuh teroris di tengah jalan karena membahas kartun tersebut di dalam kelas.

Pemerintah Prancis mengecam kasus itu dan mendukung prinsip kebebasan berpendapat. Netizen dari negara-negara Arab lantas mengecam Presiden Macron di Twitter serta menuntut boikot produk Prancis.

Menurut laporan France24, Senin (26/10/2020), boikot mulai terjadi di negara-negara Arab, seperti di Kuwait. Salah satu produk yang disasar adalah produk kecantikan buatan Prancis. Netizen di Arab Saudi juga menggunakan tagar boikot terhadap produk-produk Prancis, termasuk Carefour.

Presiden Jerman Serukan Solidaritas Global Lawan Corona!

Organisation of Islamic Cooperation mengaku tidak setuju dengan pembunuhan yang terjadi, tetapi menuduh Prancis membolehkan penistaan agama lewat kebebasan berpendapat.

Share
Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy